SuaraBanten.id - Video Firdaus Oiwobo yang marah lantaran salah satu keluarga kerajaan Bima mengatakan dirinya bukan keturunan raja viral di media sosial.
Pengacara dukun Indonesia tersebut awalnya mengaku kalau dirinya adalah cicit dari seorang sultan bernama Muhammad Ismail namun hal tersebut kemudian dibantah oleh wanita bernama Dewi Ratna Muchlisa Mandayara yang merupakan cucu salah satu Kesultanan Bima yakni Sultan Muhammad Salahuddin.
Sontak hal tersebut membuat Firdaus marah dan mengatakan bila ia memiliki versi cerita sendiri soal keturunan kerajaan. Dikutip dari unggahan video viral di akunTikTok @fivepercentstop.
"Untuk Ibu Ratna yang mengaku-ngaku keturunan sultan, tolong jangan berstatement kalau belum menyelidiki nanti fatal akibatnya. Perlu Ibu Ratna ketahui, anda punya versi cerita tentang kesultanan kerajaan Bima, saya juga punya versi. Dan perdebatan ini gak akan ketemu, yang ada saling bongkar borok tentang rekayasa cerita," kata Firdaus dalam video viral itu.
Baca Juga: Viral! Video Pria Berjalan di Atas Air, Netizen: Akan di Bongkar Oleh Pesulap Merah
Bahkan dalam video tersebut, Firdaus Oiwobo terlihat bersikukuh bila dirinya adalah keturunan dari seorang sultan.
"Yang perlu anda ketahui bahwa Bima ini kota para raja, generasi para sultan. Tidak ada alasan orang Bima bukan keturunan sultan, semua keturunan sultan. Jangan diada-ada cerita itu nanti marah orang Wawu, orang Wawu itu sebagai generasi cucu cicitnya sultan Muhammad Ismail Syah nanti akan marah," ungkap pengacara dukun dalam video yang viral di TikTok tersebut.
Tak hanya itu, Firdaus juga menantang Dewi Ratna untuk uji materi sejarahnya. Serta ia mengaku akan tetap memperjuangkan gelarnya sebagai cicit Sultan Muhammad Ismail Syah.
"Cerita tentang versi anda jangan bilang anda itu benar, lakukan uji materi biar sejarah ini lurus. Jadi jangan mengklaim sepihak bahwa kamilah cucu-cucu yang asli, mohon maaf di Indonesia ini ada beberapa organisasi para sultan dan raja, semuanya mengaku saya cucunya ini," paparnya.
"Dan perlu diketahui sejak tahun 1958 gelar sultan sudah tidak boleh oleh negara ini karena Negara Kesatuan Republik Indonesia telah bersatu, bergabung dan raja dan sultan telah menyerahkan kedaulatannya kepada NKRI," imbuh Firdaus.
Baca Juga: Viral, Oknum Polisi Nyolot Ditegur Ketua RT Karena Mobilnya Halangi Jalan
Meski demikian, Firdaus mengaku tak terima jika nasabnya sebagai cicit kandung Sultan Muhammad Ismail Syah dihilangkan.
Berita Terkait
-
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
-
Viral, Apakah Ada Doa Mengusir Tamu Agar Cepat Pulang?
-
Viral! Wanita Ini Punya Cara Jitu Bungkam Pertanyaan 'Nyinyir' saat Lebaran, Kaosnya Bikin Ngakak!
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Berdiri 2019, Kini Minyak Telon Lokal Habbie Capai Omzet Belasan Juta Rupiah
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Sukses Perkenalkan Minyak Telon Lokal, Habbie
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran