SuaraBanten.id - Sebagai orangtua pasti akan memilih untuk menyekolahkan anaknya di sekolah yang terbaik. Beberapa orang tua bahkan rela untuk jauh dari sang buah hati lantaran memilih untuk memasukkan anaknya ke pondok pesantren.
Ada berbagai alasan dan pertimbangan bagi orangtua untuk menyekolahkan anaknya di pesantren. Namun sebagai orangtua harus selektif untuk mencari pondok pesantren (Ponpes) yang nyaman dan aman bagi buah hati. Hal itu selain agar menciptakan proses pembelajaran yang efektif juga sebagai kepercayaan orangtua yang tidak bisa memantau anaknya setiap hari.
Seperti video yang beredar di media sosial TikTok, diunggah oleh akun @anapus memperlihat anak laki-lakinya yang terkenal penyakit kulit di sekujur tubuhnya.
Tampak bercak-bercak hitam di area tangan dan mukanya, pada bagian kaki juga terlihat luka kemerahan. Namun video tersebut mendapat respon negatif karena narasi dalam video tersebut.
"Ketika anak mengeluh dan mengadu tentang pesantren cukup dengarkan saja ceritanya. Biarkan dia melupakan apa yang ada di dalam pikirannya. Ketika selesai berikan dia senyuman dan katakan padanya bahwa ketidaknyamanan adalah resiko dalam perjuangan. ketidaknyamanan adalah harga yang harus dibayar untuk kesuksesan," ungkap dalam video
"Tugas orang tua itu adalah menguatkan bukan mengiyakan keluhan dan aduan anaknya, apalagi mengajukan komplain berlebihan. Biarkan dia hidup bersama dengan tantangan dalam hidupnya, biarkan dia belajar menghadapi kenyataan agar dia tahu dan menyadari bahwa hidup tak selalu berjalan sesuai dengan apa yang dia inginkan. Dengan begitu, orang tua secara tidak langsung memberikan pelajaran hidup bahwa kesuksesan itu harus dibayar dengan derita dan air mata," lanjutnya
Ibu anak lelaki tersebut juga menjelaskan jika dia telah merawat anaknya selama 2 minggu sebelum kembali ke pesantren.
"assalamualaikum..terima kasih yg sudah mendoakan anak saya.alhamdulillah anak sy sdh sembuh dan sudah kembali belajar di ponpes (emot senyum). selama sakit sy rawat dirumah kurleb 2 minggu.sy bikin vt ini untuk kenangan anak sy kelak dewasa di saat berjuang menuntut ilmu di mahad (emot senyum)," tulisnya dalam kolom komentar
Melihat unggahan ibu tersebut, sontak mendapatkan komentar negatif dari warganet. Hingga muncul berbagai reaksi pada video tersebut yang tak sedikit menentang keputusan ibu itu.
Baca Juga: Media Malaysia Salahkan Suporter PSM yang Diserang Fans KL: Mereka Sendiri yang Cari Penyakit
"berjuang ngak harus mengorbankan kesehatan anak, pilih pondok pesantren yang bersih sekarang banyak kok," kata akun @Bu****en
"mohon maaf, anak saya akan sukses tnpa harus menderita.," imbuh @Wi****om.
"mo pinter itu bagus tapi gak nyiksa juga jangn kan anak2 kita sendiri bagaimana (emot tertawa2x)," timpal @ma****i0.
"sy gk sanggup klw ank sy menderita.. bnyk cara ank bisa sukses tanpa dg penderitaan.. sesuatu yg d titipkan akn ku jaga sebaik baiknya..," ungkap @mi****is.
"ketidak nyamanan bukan berarti terima aja klo penyakitan (emot menangis) pilihlah lingkungan yg sehat & bersih.," so***_******tu.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M
-
4 Sunscreen Wardah untuk Ibu Hamil, Formula Aman dan Anti Iritasi
-
Mas Bahlil Ganteng itu Siapa? Viral Lagu MBG di TikTok
-
Pocong Jadi-jadian yang Resahkan Warga di Kediri Diamankan Polisi, Singgung Soal Konten
-
Aksi Pria Nigeria Mengaku Nabi Coba Belah Laut Berujung Tersapu Ombak Bikin Ngakak
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Cekcok Pinjam Uang Rp600 Ribu Berujung Maut, Misteri Jasad Wanita di Pohon Melinjo Terungkap
-
Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Temuan Jasad Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Tetap Keren Saat Hujan! 5 Rekomendasi Sepatu Lokal Anti Basah Harga 500 Ribuan
-
Hadir di Muscab PPP se-Banten, Mardiono Tegas Perjuangkan Umat
-
SMA Al-Khairiyah 1 Cilegon Terima Bantuan Alat Marching Band