SuaraBanten.id - PT Krakatau Steel mencatatkan trend positif pada masa kepemimpinan Direktur Utama Silmy Karim. Pada tahun lalu atau tepatnya sepanjang 2021, PT. Krakatau Steel mampu menembus revenue diangka 2,1 miliar dollar AS.
Jumlah tersebut menglami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 1,3 miliar dollar AS.
Terkait pencapaian Silmy Karim itu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama atau PWNU Banten turut mengapresiasi kinerja manajemen PT Krakatau Steel yang hingga saat ini terus meningkatkan pencapaiannya.
Ketua PWNU Banten KH. Bunyamin Hafidz mengatakan, Peraihan untung Krakatau Steel di tahun 2021 menjadi tahun ke-dua berturut-turut Krakatau Steel mampu mencetak untung setelah sebelumnya mencetak untung di tahun 2020.
“Hal ini membuktikan bahwa Krakatau Steel di bawah kepemimpinan Pak Silmy berhasil melakukan transformasi dan berhasil membawa Krakatau Steel menjadi perusahaan yang untung. Bahkan sebuah hal yang luar biasa di saat pandemi di 2020 bisa meraih untung,” ungkapnya.
Menurut Bunyamin Hafidz, Krakatau Steel merupakan industri kebanggaan masyarakat Banten, terutama warga Kota Cilegon. Karenanya, dukungan masyarakat merupakan kunci pencapaian-pencapaian Krakatau Steel ke depan.
“Kami mendoakan keberhasilan Krakatau Steel akan terus berlanjut dan doa kami akan terus dipanjatkan agar Krakatau Steel mampu berkontribusi bagi penguatan ekonomi di Banten khususnya untuk kesejahteraan masyarakat Banten,” jelas KH. Bunyamin Hafidz.
Dengan sosok Silmy Karim yang sudah berhasil membawa perubahan atas perusahaan-perusahaan BUMN yang “sakit” sebelumnya, hal ini menjadi pembuktian bahwa Krakatau Steel berada di bawah nahkoda yang tepat.
“Sehingga menjadi sangat mungkin di masa depan Krakatau Steel akan lebih kuat, lebih hebat, menjadi produsen baja yang mampu bersaing di kancah global,” tegasnya.
Baca Juga: 2 Pelaku Pencurian Kabel PJU di Kabupaten Tangerang Dibekuk, Kerugian Capai Rp700 Juta
Berita Terkait
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
KPK Cecar Silmy Karim terkait Dugaan Gratifikasi Izin Tinggal WNA
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman