SuaraBanten.id - Dua orang pelaku pencurian kabel optik Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten dibekuk personel Polresta Tangerang.
Terkait pengungkapan kasus tersebut, Kadishub Kabupaten Tangerang, Agus Suryana mengapresiasi jajaran Polres Kota Tangerang.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi yang sangat luar biasa jajaran Polres Kota Tangerang karena sudah mengungkap jaringan kasus pencurian kabel PJU di wilayah Kabupaten Tangerang,” ungkap Agus dalam keterangannya.
Kata dia, pengungakapan kasus pencurian kabel PJU berawal dari aduan atau informasi masyarakat terkait minimnya penerangan jalan.
Saat diselidiki, pada 15 Juni 2022 pihak kepolisian berhasil mengamankan 2 orang spesialis pencurian kabel optik, dan komponen panel PJU.
“Ada sekitar 131 komponen PJU yang hilang di Kabupaten Tangerang, akan tetapi menurut laporan dari kepolisian 2 orang pelaku ini mengaku mencuri 81 panel," ungkap Agus.
"Pelaku melakukan aksinya dengan menyamar menjadi petugas maintanence. Pemkab Tangerang mengalami kerugian sebanyak Rp700 juta,” ujarnya.
Agus menambahkan, kabel optik yang hilang dicuri ini memiliki fungsi menyambungkan lampu LED dari tiang PJU satu dengan lainnya. Sehingga, hal itu yang menyebabkan lampu penerangan padam.
“Upaya ke depan, kami akan terus bekerjasama dengan elemen masyarakat dan juga pihak kepolisian setempat untuk terus selalu mengawasi titik mana saja yang dirasa rawan. Mengingat, kasus ini modusnya kami juga sudah mulai mengetahui mulai dari cara mencurinya dan juga waktu pemcuriannya. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada pihak Polres Kota Tangerang,” ujar Agus.
Baca Juga: Pelaku Pencurian Hewan Ternak di Kibin Serang Ditangkap, 2 Pelaku Didor Gegara Mencoba Kabur
Berita Terkait
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Tangsel?
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita
-
Remaja 17 Tahun di Cipondoh Dicekoki Miras Lalu Diperkosa, Pelaku Utama Masih Buron!
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
Pengangguran Masih Tinggi di Kabupaten Serang
-
BPS: 411 Ribu Warga Banten Masih Menganggur, Kualitas Lapangan Kerja Jadi Sorotan
-
Cari Cuan dari Emas Ilegal, 7 Penambang di Kabupaten Lebak Terancam Denda hingga Rp100 Miliar