SuaraBanten.id - Seorang alumni STIE Al Khairiyah yang kini menjadi Universitas Al Khairiyah bernama Predy Pebriandy baru-baru ini dikabarkan mendapat beasiswa S2 ke Rusia. Namun, sayangnya Predy Pebriandy mengaku kebingunan untuk memenuhi kebutuhan hidup di negara yang dimpin Vladimir Putin.
Warga asal Kampung Langon, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten itu mendapat beasiswa untuk melanjutkan program pasca sarjana Finance and Credit di Plekhanov Russian University of Economy (PRUE).
Beasiswa ke Rusia itu diraihnya setelah mengikuti tes beasiswa pendidikan di Kedutaan Besar Rusia, Jakarta pada akhir 2021 lalu.
Meski mendapat kesempatan emas melanjutkan pendidikan ke Rusia di bidang akademik, Predy masih kebingungan tentang biaya hidup selama berkuliah di negeri Beruang Merah itu.
“Terus terang saya gembira dan bingung. Gembira karena diterima di universitas, bingungnya saya enggak punya uang untuk memenuhi kebutuhan hidup selama disana" kata Predy, Jumat (3/6/2022).
Karenanya, Predy mengadukan nasibnya ke Wakil Wali Kota Cilegon, Sanuji Pentamarta di rumah dinasnya. Ia mengaku diminta datang ke rumah dinas Wakil Wali Kota Cilegon untuk menyampaikan keluh kesahnya dalam menempuh pendidikan di Rusia nanti.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta mengaku pihaknya akan membantu keberangkatan serta biaya hidup Predy selama menjalani masa pendidikan di Moscow, Rusia.
“Alhamdulilah hari ini, Jumat Berkah saya bisa bertemu dengan anak muda Cilegon yang hebat yang akan berangkat ke Rusia untuk melanjutkan kuliahnya," ungkapnya.
"Insyaallah kami akan bantu keberangkatan dan biaya untuk kebutuhannya sehari-hari selama Predy disana,” terangnya.
Baca Juga: Klub Liga 3 Inter Banten Viral Gegara Namanya Mirip Inter Milan
Sanuji juga turut meminta Predy untuk terus bersemangat dan bersungguh-sungguh menimba ilmu di Rusia. Lebih lanjut, Sanuji meminta bila telah lulus nanti, aplikasikan ilmunya untuk kemajuan Kota Cilegon.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Berita Terkait
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Stella Christie Dorong Mahasiswa dan Dosen RI Manfaatkan Beasiswa ke China
-
Dedi Mulyadi Gandeng Mathlaul Anwar, Siapkan Beasiswa untuk 80 Ribu Siswa Menengah
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang