SuaraBanten.id - Usai mengikuti tradisi Seba Baduy di Pendopo Gubernur Banten, Serang, Sabtu (7/5/2022) kemarin. Puluhan masyarakat Baduy justru menggeruduk Rumah Dinas Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto, Minggu (8/5/2022).
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Suara.com, puluhan masyarakat Baduy itu hendak mengadukan nasibnya kepada Kapolda Banten. Dimana, saat ini terdapat ribuan jiwa Suku Baduy yang tinggal di Kanekes bekerja sebagai petani namun mereka kekurangan lahan untuk dijadikan ladang pertanian.
"Kami masyarakat suku Baduy ingin meminta tambahan lahan dari perhutani yang berada di Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten yang akan diberdayakan oleh Suku Baduy untuk berladang atas permintaan itu kami meminta dukungan kepada bapak Kapolda untuk membantu agar Pemerintah dapat memberi tambahan lahan," ucap Ketua Adat Masyarakat Baduy, Jaro Saija kepada Suara.com, Minggu (8/5/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Jaro Saija memberitahukan bahwa saat ini ada 17.600 jiwa Suku Baduy yang tinggal di Kanekes yang bekerja sebagai petani. Namun, kekurangan lahan untuk bertani.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, lanjut Jaro Saija, sebelumnya suku Baduy telah meminta lahan perhutani yang ada di Desa Arjawana, Desa Pasirbitung kepada Menteri Kehutanan dan atas permintaan tersebut telah diberikan lahan Perhutani seluas 300 hektar yang akan dijadikan tanah ulayat untuk bercocok tanam.
Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto mengatakan bahwa kedatangan perwakilan masyarakat Baduy ke Rumah Dinasnya merupakan suatu penghormatan.
"Saya merasa terhormat sekali kehadiran para sesepuh dari adat Baduy dan ini merupakan suatu penghormatan bagi saya sebagai Kapolda Banten didatangi para sesepuh dan para Jaro di Rumah Dinas saya," ujarnya.
Selain itu, Ia juga merespon baik dan mengaku akan mendukung permintaan masyarakat adat Baduy terkait penambahan lahan untuk bertani. Dimana, menurutnya tambahan lahan 300 hektar memang dikatakan kurang.
"Saya akan mendukung penuh penambahan lahan berladang untuk Suku Baduy, bila dibutuhkan persurat maka kami akan siapkan," tuturnya.
Baca Juga: Ini 4 Hal Seru yang Bisa Dilakukan di Gunung Galunggung
Ditempat yang sama, Uday Suhada selaku pemerhati Budaya Baduy turut mendukung dengan permintaan suku baduy untuk pertambahan lahan. Mengingat, kata Dia, saat ini 3.000 hektar hutan yang masuk dalam tanah ulayat suku baduy yang dikelola untuk kelestarian hutan.
"Saat ini suku Baduy tinggal di 68 kampung dengan 17.600 jiwa sehingga masyarakat suku Baduy akan sangat terbantu jika Kapolda dapat mendukung untuk perluasan lahan hutan yang dapat digunakan masyarakat Suku Baduy untuk bercocok tanam," jelasnya.
Menurutnya, nilai kearifan lokal tentang kedaulatan pangan di Suku Baduy dimana masyarakat yang sudah berumah tangga wajib memiliki ladang dan hasil ladang tidak dijual sehingga sampai dengan saat ini tidak ada warga yang mati kelaparan.
"Dalam suku Baduy tidak ada jarak antara pemimpin dengan warganya, pemimpin melayani bukan dilayani dan hidup menyatu dengan alam dan penuh kesederhanaan," ucapnya.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Tag
Berita Terkait
-
Ini 4 Hal Seru yang Bisa Dilakukan di Gunung Galunggung
-
6 Tips Menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat, agar Terhindar dari Berbagai Penyakit
-
Geger! Perempuan Sempat Dinyatakan Meninggal Gedor-gedor Peti Mati Minta Dibukakan dan Hidup Kembali
-
3 Tips agar Mudah Menggapai Cita-cita, Segera Praktikkan!
-
5 Kegiatan Rutin di Pagi Hari ala Anak Rumahan, Kalau Kamu Sudah Lakukan?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak
-
Cuaca Ekstrem Terjang Serang, Atap Dapur Makan Bergizi Gratis di Mancak Ambruk
-
Kronologi Lengkap Kasus Ojek di Pandeglang: Dari Kecelakaan Maut Jalan Rusak Hingga Gugatan
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Mantan Kasir Bukit Cilegon Asri Tilap DP Nasabah Rp653 Juta, Begini Modusnya