SuaraBanten.id - Mawar AFI mengaku sudah muak terus berurusan dengan mantan suaminya yakni Steno Ricardo. Saat ini Steno ngotot meminta hak asuh anak setelah mendatangi Pengadilan Agama Depok.
Mawar AFi mengaku heran kepada mantan suaminya yang ternyata keberatan kalau dirinya mengasuh sang anak. Hal itu diungkapkan Mawar AFI sambil menunjukkan bukti salinan.
"Ini poin keberatan beliau, hak asuh anak jatuh kepada saya. Beliau ingin membuktikan bahwa saya cacat sebagai haddanah anak2 saya yg masih mumayiz (di bawah 12 tahun). Tapi saya juga tidak mengerti tujuan sebenarnya. Di sidang kemarin beliau keberatan dengan hasil mediasi yang beliau sendiri tandatangani, alasannya tidak ditemani lawyer dan mediator tidak berpihak kepadanya," tulis Mawar, mengutip dari Herstory -jaringan Suara.com, Sabtu (23/4/2022).
Merasa ia yang mengasuh dan mendidik sang anak sejak kecil bahkan tanpa bantaun siapapun, Mawar mengaku sangat bingung dengan keinginan Steno.
"Bingung aja saya, kalau sy seburuk yg beliau katakan di isi gugatan kenapa pernikahan kami bisa bertahan 9 thn dengan 3 anak sehat2, terdidik, inshaAllah berakhlak dan berbudi pekerti baik," tuturnya.
"Padahal beliau sendiri sering mengakui saya ibu yang baik untuk anak2 saya. Saya menyusui ke 3 anak saya tdk kurang dr 2 thn. Sy menyaksikan setiap milestones anak2 saya. Belajar jalan sm saya, potty training smsaya, membuat MPASI setiap hari. Saya lakukan untuk 3 anak tanpa bantuan NANNY," sambung Mawar.
Ia mengakui bahwa memang mungkin dirinya gagal menjadi seorang istri yang baik, tapi ia tak merasa menjadi ibu yang gagal dalam mengurus ketiga anaknya.
"Demi Allah saya tdk pernah menelantarkan anak2 saya, demi Allah saya selalu mendahulukan kepentingan anak2 saya," ujarnya.
Karena selalu timbul permasalahan baru dengan Steno, ia akhirnya meminta sang mantan suami itu merefleksikan diri tentang apa yang sudah ia lakukan kepada keluarganya selama menjadi kepala rumah tangga sebelum akhirnya ngotot untuk meminta hak asuh atas anak-anaknya.
Baca Juga: Dituduh Telantarkan Anak, Mawar AFI Didesak Serahkan Hak Asuh ke Mantan Suami
"Sejak bercerai saya kembal bekerja, iya. Kalau gak gimana sy bs back up ketika bapak ngasih nafkah di tgl/akhir bulan dan jumlahnya tdk tentu. Maaf, apa bapak lupa setiap hari bapak pulang kerja jam berapa pak? Tdk pernah kurang dr jam 10 mlm, bahkan setelah kantor bapak cuma beda 3 blok dr rumah tinggal," ucap Mawar.
"Kalau ditanya capek? jujur saya capek. maunya udah kelar," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dituduh Telantarkan Anak, Mawar AFI Didesak Serahkan Hak Asuh ke Mantan Suami
-
Mawar AFI Ogah Dicap Buruk usai Tambah Tato Baru: Yang Penting Hatinya
-
Berubah Setelah Operasi Rahang, 5 Potret Terbaru Mawar AFI
-
Bentuk Wajah dan Hidung Berubah, Mawar AFI Bantah Operasi Plastik
-
9 Potret Mawar AFI Usai Operasi Rahang, Wajahnya Dibilang Berubah
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kalah dengan Angin Kencang, Intip Perjuangan Damkar Jinakkan Kebakaran Titik Api di TPA Jatiwaringin
-
Aston Serang Ajak Tamu Jelajahi Japanese Street Food Ditemani Ren & Reina
-
Kabut Asap TPA Jatiwaringin Sasar Pemukiman, 52 Warga Tangerang Dievakuasi
-
TPA Jatiwaringin Mauk Terbakar 15 Hektare, Kabupaten Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat
-
Chandra Asri Dorong Media Lokal Punya Bisnis Berkelanjutan