SuaraBanten.id - Terhitung sudah empat orang saksi terdekat pelaku dan korban pembunuhan istri dan anak di Kragilan, Kabupaten Serang Banten diperiksa oleh Satreskrim Polres Serang. Meski demikian, motif suami bunuh istri dan anaknya hingga kini masih menjadi misteri.
Keempat orang saksi tersebut yakni, Tupardi (40), adik kandung korban; Sukadi (45) dan Basarudin (39), tetangga korban dan IH (15) anak pertama korban. Seperti diketahui SA (44) membunuh istri dan anaknya Jumat 8 April 2022 lalu.
“Dengan pendekatan yang humanis, penyidik telah membangun komunikasi dan meminta keterangan awal kepada IH anak sulung korban dengan didampingi keluarga korban, namun belum banyak yang dapat dijelaskan oleh sang anak, pemeriksaan dilakukan di rumah keluarga korban,” ujar Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga dikutip dari Bantenhits.com (Jaringan SuaraBanten.id)
Untuk menggali keterangan dari IH, Polda Banten memberikan pendampingan psikologi kepada IH melalui Bagpsi Biro SDM Polda Banten untuk membantu recovery kondisi psikis IH.
“Pendampingan psikologi dilakukan hingga IH dapat memberikan keterangan lebih komprehensif kepada penyidik,” pungkasnya.
Hingga kini Satreskrim Polres Serang terus melakukan pendalaman terhadap modus tersangka SA yang tega membunuh istri dan anaknya di kamar tidur.
Kekinian SA telah menjalani operasi pergelangan tangan kiri untuk menutup luka sayatan besar pada nadi yang dilakukan oleh tim dokter RSUD Drajat Prawiranegara Serang Sabtu, 9 April 2022 lalu.
“Pasca operasi, kondisi pelaku berangsur pulih dan menunjukkan perkembangan yang signifikan, namun belum dapat dimintai keterangan oleh penyidik,” ungkapnya.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Baca Juga: Kondisi Membaik, Pelaku Pembunuhan Istri dan Anak di Kragilan Serang Ditahan di Rutan Polres Serang
Berita Terkait
-
YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!
-
Diduga Terlihat di Dekat Anak Krakatau, Kapal Arupadhatu 1 Ternyata Nihil
-
Komdigi Rilis 22 Daftar Platform Digital Berisiko Tinggi bagi Anak, Orangtua Perlu Waspada
-
Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau
-
The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang