SuaraBanten.id - Lembaga Survei Indonesia (LSI) kembali mengumumkan hasil survei terbaru jelang Pilpres 2024 nanti. Rilis survei terbaru itu disampaikan di Surabaya, Jawa Timur.
Hasil survei yang dilakukan LSI, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut bisa menang Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 mendatang jika menggandeng sosok yang tepat sebagai wakil presiden atau wapres.
Sosok yang dinilai tepat untuk mendampingi Prabowo dalam Pilpres 2024 yakni Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan, Prabowo Subianto berpeluang besar memenangkan pemilihan presiden di Jawa Timur jika menggandeng Khofifah.
“Dalam simulasi, Prabowo besar peluangnya menang kalau cawapresnya Ibu Khofifah,” kata Djayadi dikutip dari BantenHits.com -jaringan Suara.com, Jumat (1/4/2022).
Menurut dia, peluang Prabowo-Khofifah memenangkan suara Pemilihan Presiden di tingkat Jatim besar. Sebab, gubernur saat ini merupakan salah seorang tokoh populer di wilayah setempat.
Bahkan, kata Djayadi, jika pasangan calon presiden dan wakil presiden bisa merebut dan menguasai Jatim, maka besar pula kemungkinan memenangkan Pilpres dalam skala nasional.
“Karena selama ini, Jatim menjadi penentu kemenangan capres,” ucap Djayadi.
Djayadi menjelaskan, bahwa dengan adanya figur Khofifah yang merupakan representasi dari NU, besar kemungkinan membuat suara Nahdliyyin ikut mengalir ke Prabowo.
Terlebih lagi, kata Djyadi, Khofifah menjabat sebagai ketua umum PP Muslimat NU dan salah seorang Ketua PBNU.
Di sisi lain, untuk tingkat elektabilitas calon presiden individu di Jatim, Prabowo Subianto yang juga Menteri Pertahanan itu berada di peringkat kedua.
Prabowo berada di bawah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Namun, Prabowo ada di atas Khofifah yang menempati posisi ketiga.
Rinciannya, Ganjar Pranowo meraih 22,5 persen, Prabowo Subianto 20,2 persen, dan Khofifah Indar Parawansa 10,6 persen.
Sedangkan, nama-nama lain seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Tri Rismaharini, Muhaimin Iskandar, hingga Airlangga Hartarto berada di luar tiga besar untuk elektabilitas capres di Jatim.
“Hasil survei kami, di Jatim bakal terjadi pertarungan sengit antara Prabowo dan Ganjar. Apalagi, Prabowo sudah dua kali capres, dan di Jatim suaranya relatif tinggi khususnya di Tapal Kuda dan Madura,” kata Djayadi.
Berita Terkait
-
Tradisi Menerbangkan Balon Udara Jelang Ramadhan Dilarang Keras, Hukuman Denda dan Penjara Mengancam Bagi yang Ngeyel
-
Nenek-nenek Mau Menyeberang Rel Terpeleset Lalu Tersambar Kereta Api di Surabaya
-
Ramai Isu Duet Anies Baswedan dan Puan Maharani, Bikin Nasib Ganjar Meredup?
-
Terungkap! PDIP Bocorkan Ciri-ciri Sosok Capres yang Bakal Diusung di Pilpres 2024
-
Profil Aji Santoso, Pelatih Terbaik BRI Liga 1 2021/2022
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
8 Kesalahan Pengelolaan IT yang Sering Diabaikan Perusahaan
-
2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan