Saat itu, hanya ada dua orang di dalam ruangan. SB beralasan pihak PMI tak dapat datang dan baru akan datang pada malam harinya. Pada situasi itu, AR mengaku ketakutan dan mencoba tenang sambil berharap agar proyek lagu segera selesai.
Di sela-sela kegiatan, SB mulai beraksi. SB sempat bilang bahwa hidung AR sexy. Perlahan, SB mulai mendekati AR yang tengah duduk seolah siap mendekap dari posisi belakang.
"Dia beberapa kali beranjak dari tempat duduk nya dan menghampiri tempat duduk saya dan berdiri di belakang saya, memegang bahu saya sambil berucap ‘kamu gendut sekali sih’ lalu mulai menyiumi pipi saya, meyiumi kening saya, dan mencoba untuk mencium bibir saya," terang AR.
"Karena disitu saya sedang menggunakan liptick, dia menjilat bibir saya dengan bibir dan lidah nya, posisi bibir saya mengatup rapat, dan saya sudah mencoba untuk mendorong dan memegang topi yang dia kenakan. Tenaga dia jauh lebih kuat dari saya. Saya sangat takut dan tidak bisa berkata. Setelah itu, dia berkata ‘ ada lipstick nya’ sembari mengelapi bibirnya, dan saat itu saya hanya bisa terdiam. Saya tetap melanjutkan rekaman. Karena saya takut, jam 3 kurang, saya beralasan pamit karena ingin mengantar kaka saya mengurusi pekerjaan," sambung AR yang masih alami trauma itu.
AR yang meminta izin pulang lalu diminta SB untuk kembali melakukan rekaman lantaran rekaman yang sudah dilakukan belum sesuai apa yang diinginkan. Merasa terancam, AR hanya mengiyakan permintaan pelaku. Bahkan, sebelum mengizinkan pulang SB sempat meminta pelukan dari AR.
AR menolak dan mulai melindungi area dadanya dengan kedua tangannya. Tetapi, SB kemudian meminta agar tangan korban memeluk tubuhnya, permintaan itu pun langsung ditolak.
"Dan sebelum pergi pun, dia masih bisa untuk meminta peluk dari saya. Saya menolak, namun dia memaksa. Saya tutupi bagian dada saya dengan tangan, namun dia meminta saya untuk memeluk dia juga, saya tolak. Dan dia mengajak foto selfie menggunakan hape dia. Dia merangkul saya dan meminta saya tersenyum, sebanyak 2 foto dia ambil. Yang pertama selfie, dan yang kedua mirror selfie di kaca besar yang ada di ruangan itu," beber AR.
Kini AR meminta pihak kampus untuk menindak dosen mesum tersebut. Dia bersama pihak BEM Kampus pun melakukan pertemuan dengan pihak Rektorat Senin (28/3/2022) siang.
Berita Terkait
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Diupah 50.000 Ringgit, Pilot Malaysia Nyabu Saat Terbangkan Pesawat dari Kuala Lumpur ke Jakarta
-
Standar Tinggi untuk Dosen: Sudah Siapkah Sistem Kita di Lapangan?
-
Diringkus Polisi! Pemuda 20 Tahun Pelaku Pelecehan di Karawaci Tak Berkutik Usai Videonya Viral
-
Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Hashim Djojohadikusumo Ungkap Hal Mengejutkan Soal Prabowo di Pelantikan INTI
-
Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen