- Evi meminta tim SAR melanjutkan pencarian korban hilang kapal Arupadhatu 1 di pesisir barat Sumatera.
- Pencarian lanjutan ini diharapkan dapat menemukan suaminya dan enam korban lain menyusul ditemukannya kru bernama Surakman.
- Jenazah Surakman sebelumnya ditemukan di perairan Pulau Enggano dan telah teridentifikasi melalui tes DNA Polri pada September 2026.
SuaraBanten.id - Istri Heriyanto, Evi, meminta proses pencarian terhadap para korban hilang kapal Arupadhatu 1 kembali dilanjutkan dengan menyisir wilayah pesisir barat Pulau Sumatera.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul ditemukannya salah satu dari delapan korban hilang, yakni Surakman (60), kru kapal Arupadhatu 1, di perairan Pulau Enggano, Bengkulu, pada Sabtu (12/9/2026).
Menurut Evi, penemuan Surakman dapat menjadi titik terang untuk mengungkap keberadaan korban lainnya. Ia berharap suaminya dan enam korban lain segera ditemukan dalam kondisi apa pun.
"Pastinya ada ini titik terangnya. Apa pun yang terjadi keadaannya, yang penting pulang, semuanya yang bertujuh itu," kata Evi saat ditemui di pemakaman almarhum Surakman di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (24/9/2026).
Evi berharap tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian dengan menyisir perairan Lampung hingga Bengkulu untuk menemukan keberadaan korban lainnya.
"Berharap pencarian terus dilanjutkan, berharap dilakukan pencarian kembali, dilakukan penyisiran, ditelusuri di daerah situ, Lampung, di Krui ke Enggano juga. Harapan mencari ke arah sana," ujarnya.
Diketahui, Heriyanto merupakan satu dari tiga kru kapal Arupadhatu 1 yang mengantarkan lima jurnalis ke kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan. Kapal tersebut kemudian dinyatakan hilang kontak pada Senin (7/9/2026).
Sebelumnya, sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan warga di perairan Pulau Enggano, Bengkulu, pada Sabtu (12/9/2026).
Berdasarkan hasil tes DNA yang dilakukan Pusdokkes Polri, jenazah tersebut teridentifikasi sebagai Surakman (60), salah satu kru kapal Arupadhatu 1 yang dinyatakan hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau.
Baca Juga: Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini
-
Gubernur Andra Soni Sampaikan Belasungkawa Langsung ke Keluarga Surakman
-
Kedatangan Jenazah Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Disambut Isak Tangis Keluarga
-
Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
Terpopuler
- Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini
-
Gubernur Andra Soni Sampaikan Belasungkawa Langsung ke Keluarga Surakman
-
120 SD dan SMP di Cilegon Kelola Sampah di Sekolah, 35 Ton Berhasil Dikelola
-
Kedatangan Jenazah Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Disambut Isak Tangis Keluarga
-
Soroti Aktivitas TPST Abu & Co di Sempadan Sungai Cisadane, Praktisi Hukum Ungkap Ancaman Pidana