SuaraBanten.id - Sebelum manggung di acara Banyuwangi Festival, para personel band D'Masiv mengalami kecelakaan mobil di Situbondo, Jawa Timur. Ketika sebelum kecelakaan, Rian D'Masiv dalam posisi tertidur. Ini karena ia kelelahan setelah manggung di kawasan Bekasi.
"Karena sorenya habis manggung, aku tidur sepanjang jalan," kata Rian D'Masiv ditemui di rumahnya kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Senin (28/2022).
Selain Rian, Wahyu pun juga ikut tertidur di mobil. Hanya saja rekan mereka lainnya, Rama sempat salat.
"Katanya Rama, gitarisku, sempat tayamum, salat di mobil," tutur Rian D'Masiv.
Setelah melaksanakan ibadahnya, Rama ikut tertidur. Kecelakaan pun akhirnya terjadi sekira pukul 04.00 WIB.
Personel band D'Masiv yang tertidur itu pun akhirnya terbangun. Kondisi ini diperparah dengan luka yang dialami.
"Pas kejadian nabrak itu beneran cepet banget kejadiannya, duar!! Bunyinya kenceng banget," kata Rian D'Masiv.
Dalam keadaan sempoyongan karena kepala terbentur, Rian D'Masiv menyelamatkan diri. Begitu pula yang dilakukan rekan band lainnya.
"Jadi Wahyu duduk di depan, turun, aku kemudian Rama di situ (dagunya) bocor, netes terus," ucapnya.
Baca Juga: Mobil yang Ditumpangi Personel d'Masiv Kecelakaan di Situbondo, Begini Penjelasan Polisi
Korban lain adalah asisten band D'Masiv, Thomi. Ia sempat tak sadarkan diri dan setelah itu sulit menggerakkan kaki.
"Dia digotong dan ke rumah sakit duluan. Wahyu nemenin Thomi ke rumah sakit," kata penyanyi bernama lengkap Rian Ekky Pradipta ini.
Di rumah sakit, personel grup D'Masiv itu mendapat pertolongan pertama hingga dirontgen.
Berita Terkait
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Profil Gus Hilman: Anggota DPR RI Usia 25 Tahun yang Lolos dari Maut di Tol Paspro saat Naik Innova
-
Laka Maut Innova Anggota DPR RI di Tol Paspro, Petaka Microsleep dan Bahaya Laten 'Underride Crash'
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Ratu Amalia Hayani Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD Golkar Cilegon Gantikan Ati Marliati
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Polisi Tangkap Pria Berinisial S, Terduga Pembunuh Wanita yang Membusuk di Cipocok Jaya
-
Misteri SK 'Sakti' Sekda Tangsel: 6 Kejanggalan Perpanjangan Jabatan Bambang Noertjahjo
-
Mafia Tanah Terbongkar! 7 Fakta Penahanan 6 Pejabat BPN Kota Serang Terkait Pungli Rp2 Miliar