SuaraBanten.id - Hadapi persiapan mudik lebaran 2022, Kapolda Banten meminta kepada seluruh kapolres dan jajarannya untuk percepat vaksinasi Booster.
Hal tersebut menindaklanjuti aturan pemerintah pusat, jika ingin mudik lebaran harus sudah di vaksin booster.
"Guna mencapai target vaksinasi booster, para Kapolres jajaran telah diinstruksikan untuk lakukan akselerasi - akselerasi sehingga herd immunity masyarakat semakin terwujud jelang Ramadhan 1443 Hijriah,” kata Kepala Kepolisian Daerah Bantenl Irjen Pol Rudy Heriyanto.
Rudy Heriyanto menyampaikan untuk pelaku perjalanan yang akan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1443 H dan sudah dilakukan vaksinasi lengkap booster dapat lebih aman dalam berinteraksi bersama keluarganya di kampung halaman.
“Sepanjang vaksinasi booster dan disiplin Prokes dapat dilaksanakan pada saat Ramadhan dan mudik Lebaran, kita optimis angka penularan COVID-19 tidak akan meningkat kembali,” harap Rudy.
Dalam kegiatan vaksinasi serentak yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Lebak ini, Polda Banten menyiapkan sebanyak 1.000 dosis vaksin baik dosis pertama, kedua dan booster bagi masyarakat sekitar dan lansia yang dilayani oleh 15 vaksinator dari Siedokkes Polres Lebak dan Dinkes Kabupaten Lebak.
Polda Banten bersama Pemerintah Kabupaten Lebak juga menyalurkan sebanyak 1.000 paket sembako yang berisikan beras, minyak, gula, mie instant dan makanan kaleng kepada masyarakat yang divaksin.
“Koordinasi aktif dengan TNI dan Pemda sangat perlu dilakukan untuk mendata dan memotivasi masyarakat yang belum divaksin untuk mau datang ke gerai vaksinasi yang ada,” kata Rudy. [Antara]
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Bolehkan Tarawih Berjamaah Saat Ramadan dan Mudik Pada Lebaran Nanti
-
Update Covid-19 Global: Australia dan Jerman Gencarkan Vaksin Booster untuk Lansia
-
Terpopuler Kesehatan: Singapura Tinggalkan Masker, Aturan Wajib Vaksin Booster Persulit Mudik?
-
Susi Pudjiastuti Tanya Hal Penting Ini Soal Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik
-
5 Fakta Anggota Polres OKU Timur Bripda Mohammad Syahril Tewas Tertembak Saat Tangkap Bandit Pecah Kaca
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi