SuaraBanten.id - Mantan Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi secara tegas menyatakan bakal pecat dewan Fraksi Golkar di DPRD Kota Cilegon jika tutup mata akan janji politik Wali Kota Cilegon Helldy Agustian. Iman meminta anggota Dewan fraksi Golkar harus mengkritisi janji politik yang tidak direalisasikan.
Pernyataan Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kota Cilegon diungkapkan usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar di salah satu Hotel di Kota Cilegon, Banten, Senin (21/3/2022).
"Kan gini, selain Dia wakil rakyat, Dia kan mencalonkan dirinya melalui Partai Golkar. Kalau tidak menjalankan tugas-tugasnya, kebijakan partai dilanggar ya di PAW (Pengganti Antar Waktu) kan," tegas Iman kepada awak media, Senin (21/3/2022).
"Itu memang kebijakan DPD Partai Golkar, tapi kalo saya rekomendasi selaku Dewan Pertimbangan itu pecat dan diganti, PAW. Tegas ya," imbuhnya.
Baca Juga: Modus Sewa Mobil Selama Sepekan, Rohmat Gelapkan Mobil Warga Pandeglang
Kata Iman, jajaran anggota maupun pengurus Partai Golkar harus memiliki daya kritis yang kuat. Pasalnya, pada saat kampaye banyak janji politik Wali Kota Cilegon Helldy Agustian yang hingga saat ini belum terealisasi.
"Oh iya, anggota dewan harus kritis. Jadi gini, ada janji politik yang dilakukan oleh Wali Kota Cilegon (Helldy-red) nah janji politiknya direalisasikan apa enggak? Kalau misal tidak direalisasikan hari ini yang saya dengar janji politiknya soal 5.000 tenaga kerja dalam waktu satu tahun," ungkapnya.
"Kalau satu tahun 5.000 tenaga kerja berarti logikanya adalah sekitar 25.000, nah pengangguran berapa? Dilihat dulu seperti itu, betul atau enggak? Kalau enggak ya dikritisi oleh Golkar," ujar Iman.
Tak hanya soal tenaga kerja, Iman juga turut menyoroti Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) yang di dalamnya dijanjikan Rp25 juta. Menurutnya, Golkar memiliki motto suara Golkar adalah suara rakyat.
"KCS kan Rp25 juta ada dalam kartunya, benar atau enggak itu? Golkar kan punya motto suara Golkar adalah suara rakyat," tegasnya.
Ia menambahkan, jika ada kepentingan publik, kepentingan rakyat, janji politiknya tidak direalisasikan kader Golkar harus kritis, terutama yang di legislatif. Kalau tidak kritis maka yang terjadi seperti itu tadi Abuse of Power menyalahgunakan kewenangan.
Berita Terkait
-
Dewan Pers: Perpol Polri Soal Jurnalis Asing Bertentangan dengan UU Pers dan Penyiaran
-
Bakamla Evakuasi 12 ABK Kapal Motor Mutiara Ferindo 2 yang Terbakar di Perairan Banten
-
Pantai Anyer dan Carita Dipenuhi Pengunjung, Intip 5 Rekomendasi Pantai Indah Lainnya di Banten
-
Rano Karno Kenang Momen Ini saat Gelar Open House
-
'Si Bungsu Pulang untuk Lamaran', Begini Cerita Cinta Dua Sejoli Mudik Via Pelabuhan Ciwandan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Berdiri 2019, Kini Minyak Telon Lokal Habbie Capai Omzet Belasan Juta Rupiah
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Sukses Perkenalkan Minyak Telon Lokal, Habbie
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran