SuaraBanten.id - Sebanyak 1.600 liter minyak goreng hasil sitaan penimbun di Warunggunung, Kabupaten Lebak dijual murah di halaman Polsek Rangkasbitung, Senin (7/3/2022).
Minyak kemasan yang diamankan polisi di garasi rumah penimbun minyak goreng di garasi rumah yang berada di Warungunung, Kabupaten Lebak itu dijual Rp27.500 per dua liter.
Harga minyak goreng itu lebih murah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp28 ribu.
Kapolres Lebak, AKBP Wiwin Setiawan mengatakan, minyak goreng yang dijual kepada masyarakat ini merupakan hasil sitaan anggota dari perkara penimbunan minyak goreng beberapa waktu lalu di Kecamatan Warunggunung.
“Barang bukti nya separuh untuk kepentingan penyidikan, separuh lagi kita distribusikan ke masyarakat dengan harga murah,” katanya kepada awak media.
Wiwin mengungkapkan, penjualan minyak dilakukan setelah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait. Termasuk, Kejaksaan Negeri Lebak.
“Hasil koordinasi semua pihak sepakat untuk didistribusikan ke masyarakat. Uang hasil penjualan nanti akan kita bicarakan, apakah itu dikembalikan ke negara,”katanya.
Hadir dalam acara Disperindag Lebak, Kejaksaan Negeri Lebak, dan Dandim 0603 Lebak.
Baca Juga: Satu Dari 8 Pekerja di Papua Tewas Akibat Serangan OPM Ternyata Warga Rangkasbitung Lebak
Berita Terkait
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat
-
Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun
-
B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang