SuaraBanten.id - Kabar oknum mahasiswi UIN Suska Riau asik ena-ena dengan pacar belakangan viral di media sosial. Tak seperti aktifitas kuliah online biasanya, oknum mahasiwi UIN Suska Riau ini malah bercumbu saat kegiatan belajar online berlangsung via zoom.
Parahnya, saat asik ena-ena, mahasiwi UIN mesum berinisial AAF tersebut lupa mematikan kamera. Atas kelakuannya itu, mahasiwi tersebut dikeluarkan dari kampusnya secara tidak hormat.
Sebelumnya, aksi mesum AFF saat kuliah umum membuat geger lantaran tangkapan layar video tersebut beredar di media sosial. Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, AFF tampak sedang becumbu saat zoom di tengah kuliah umum yang dihadiri ribuan peserta.
Aksi mahasiswi UIN tersebut sontak membuat heboh publik. Setelah dilakukan penelusuran mahasiswi tersebut akhirnya di drop out dari kampus.
Kepala Program Studi Tarbiyah UIN Suska Riau, Yuliarti mengatakan, ia sudah sudah mendapat kabar mahasiswi yang bercumbu saat zoom. Pelakunya adalah mahasiswi semester II yakni AAF.
Meski demikian, Yuliarti memaparkan AAF membantah dan menegaskan bukan dirinya yang ada di tangkapan layar tersebut.
“Barusan saya hubungi yang bersangkutan. Dia menyatakan tak melakukan itu, itu berdasarkan pernyataan dia,” kata Yuliarti dikutip dari Terkini.id--Jaringan Suara.com.
Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah UIN Suka Riau, Kadar Yusuf mengatakan, pihaknya menelusuri insiden tersebut. Kampus juga bakal memproses dugaan mahasiswi UIN Suska Riau bercumbu saat zoom.
“Kita akan proses nanti saat rapat dewan kode etik di fakultas dan juga universitas. Sanksi tergantung nanti apa,” kata Kadar Yusuf, Selasa (1/3/2022).
Kadar menuturkan, aksi AAF yang diduga mahasiswi UIN Suska Riau bercumbu saat zoom dilakukan ketika di kos-kosan. Diketahui, AAF mahasiswi Manajemen Pendidikan Islam semester II.
Baca Juga: Mahasiswi UIN Suska Mesum di Kuliah Online Bikin Video Klarifikasi, Ternyata Disuruh Pacar
“Dilakukan di kosnya. Pengakuan begitu (berdua). Yang perempuan mahasiswa UIN dan yang laki-laki tidak,” katanya.
Berdasarkan klarifikasi AFF, Kadar memastikan mahasiswi UIN Suska Riau bercumbu saat zoom tersebut adalah AAF. Dia pun sudah mengakui kesalahannya.
“Ya benar (AAF), dia sudah mengakui kesalahannya dan mengaku minta maaf,” kata Dekan.
Akibat perbuatannya, AAF terpaksa di-DO dari kampus. Di-DO-nya AAF disampaikan langsung oleh Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah UIN Suska Riau, Amirah Diniaty.
Kata dia, keputusan itu diambil usai pimpinan fakultas menggelar sidang kode etik.
“Tadi kami sudah memanggil kembali mahasiswi yang bersangkutan. Kemudian kami bawa dalam rapat dewan kode etik fakultas,” kata Amirah.
Berita Terkait
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi
-
Sebelum Ikut Tren, Ketahui 5 Cara Mengolah Kimpul agar Aman Dikonsumsi
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Buntut Viral Video Viola Putri, DPR Cium Dugaan Sindikat di Kasus Curanmor Bekasi
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator