SuaraBanten.id - Tampaknya Bupati Pandeglang Irna Narulita perlu turun langsung membantu korban banjir di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang. Meski banjir masih melanda wilayah tersebut, bantuan dari pemerintah Kabupaten Pandeglang belum juga datang ke wilayah tersebut.
Padahal, di wilayah itu ratusan rumah dan Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir. Pantauan di lokasi, rumah warga sekiar masih terendam banjir sekira 30 centimeter.
Kepala Desa Idaman, Ilman mengatakan, banjir yang melanda ratusan rumah warga di desanya sampai sekarang belum surut, saat ini ketinggian air sekitar 30 centimeter.
“Belum surut, terutama di Kampung Tajur, ketinggian air nya masih setinggi 30 centi meter. Warga pun belum bisa melakukan aktivitas apapun dari kemarin,” ungkap Kades dikutip dari Bantenhits.com--Jaringan SuaraBanten.id, Rabu (2/3/2022) .
Kata Ilman, bantuan dari pemerintah sampai sekarang belum ada, padahal warga korban banjir snagat mengharapkan bantuan tersebut. Sebab akibat banjir, warganya tidak bisa melakukan aktivitas apapun.
“Sampai sekarang belum ada bantuan dari pemerintah. Maka dari itu, kami berharap agar pemerintah segera menurunkan bantuan kepada korban banjir di desa kami,” harap Kades.
Dikonfirmasi terkait jumlah KK yang masih terendam banjir. Kades mengaku, data korban banjir masih dalam proses rekapitulasi. Karena banjir saat ini masih berlangsung, namun diperkirakan mencapai ratusan KK.
“Aparat desa masih melakukan proses pendataan, karena banjir yang melanda wilayahnya masih berlangsung. Namun yang jelas, para korban banjir sangat mengharapkan bantuan,” ujarnya.
Saat ditanya lagi para korban banjir mengungsi kemana saja. Kades mengaku, warga korban banjir di desanya tidak ada yang mengungsi, masih memilih tinggal di rumahnya masing – masing.
Baca Juga: BMKG: Hujan Ekstrem Hingga Banjir di Indonesia karena Perubahan Iklim
“Belum ada yang mengungsi, sejauh ini masih tinggal di rumahnya masing – masing meskipun rumah nya terendam banjir,” tandasnya.
Diketahui, bencana yang melanda wilayah Patia, Pandeglang bukan hanya merendam permukiman warga saja, akan tetapi akses jalan menuju Desa Idaman juga terendam banjir, sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan.
Berita Terkait
-
BSU Rp900 Ribu 2026 untuk Pekerja Kapan Cair? Ini Syarat dan Cara Cek Penerimanya
-
Pemprov DKI Resmi Buka Pendataan KJMU Tahap II 2026, Cek Syaratnya
-
Stok Beras Bulog 4,5 Juta Ton, Aman untuk Nataru hingga Ramadan
-
Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober
-
Pemerintah Mau Salurkan BSU Rp300.000, Anggaran Rp12 Triliun Sudah Disiapkan
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal