SuaraBanten.id - Banjir di Kota Serang ternyata juga menerjang kawasa wisata ziarah Banten Lama, Selasa (1/3/2022). Banjir melanda kawasan pemakaman dan Masjid Agung Banten yang berada di Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Banjir merendam koridor akses menuju makam Sultan Maulana Hasanudin dan tempat wudhu sebelah utara Masjid Agung Banten.
“Kondisi tadi memang masih banjir. Tapi perlahan sudah mulai surut,” ujar salah satu pengunjung yang berada di lokasi, Ikbal, Selasa (1/3/2022).
Tak hanya koridor pemakaman, banjir juga merendam area menara Banten Lama yang juga berada di kawasan masjid. Ketinggian air yang menggenangi kawasan tersebut berkisar 30 centimeter.
“Airnya naik dari pagi,” ujar Ratna pengunjung lain yang berada di lokasi.
Selain menerjang Kawasan Banten lama, banjir di wilayah Kecamatan Kasemen juga menghancurkan beberapa rumah yang berada di bantaran sungai Cibanten.
Air luapan sungai menghanyutkan material rumah warga yang umumnya terbuat dari kayu.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang masih melakukan evakuasi dengan dibantu pihak TNI dan Polri.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Baca Juga: Ponpes di Padarincang Serang Ambruk Diterjang Banjir Saat Adzan Subuh
Berita Terkait
-
Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit
-
Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Samsung Galaxy S26 Series Hadir sebagai AI Phone Andal untuk Aktivitas Harian 2026
-
6 Fakta Vonis Eks Anggota DPRD Kota Serang Wahyu Papat dalam Kasus Penggelapan Tanah
-
7 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Nasib Tragis Pasutri Eks Pejabat Serang, Masuk Bui Gara-Gara Urusan Tanah 1.560 Meter