SuaraBanten.id - Gara-gara sembilan orang di rumah dinyatakan positif Covid-19, Krisdayanti terpaksa mengungsi di hotel. Mereka yang positif di antaranya adalah ibunda dari Krisdayanti dan beberapa pekerja.
"Iya (ngungsi di hotel), memang harus ngalah ya karena mengingat mama dan juga beberapa staff hampir sembilan orang Covid-19," kata Krisdayanti di kanal YouTube Cumicumi, Selasa (15/2/2022).
Tidak sendiri, Krisdayanti ngungsi bersama sang anak, Amora dan Kellen. Sang suami, Raul Lemos yang berada di Timor Leste menyarankan untuk mengungsi demi keselamatan bersama.
"Saya sama Amora dan Kellen harus ngungsi, alhamdulillah suami suruh saya ngungsi. Kita cari yang terbaik lah ya," ungkapnya.
"Ya kan posisinya memang LDR, jadi memang tiap hari update," sambung Krisdayanti.
Hampir seminggu lamanya Krisdayanti dan anak-anaknya mengungsi di hotel. Kekinian, sang ibu beserta para pekerjanya sudah dinyatakan negatif Covid-19 dan kembali berkumpul bersama.
"Lima sampai enam hari (ngungsi). Jadi alhamdulillah semua sudah negatif sudah clean ya," tuturnya.
Gara-gara sembilan orang di rumahnya sempat positif Covid-19, ibu Aurel Hermansyah itu sampai merasa parno. Ia memperketat protokol kesehatan dengan melakukan tes Covid-19 secara rutin.
"Iya, jadi lebih preventive ya. Mau dibilang paranoid boleh, preventive itu harus jadi ya memang mencengah lebih baik," imbuh Krisdayanti.
Baca Juga: Kinerja Tiga Menteri Jokowi yang Tangani Covid-19 Disorot: Plin-plan
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi