SuaraBanten.id - Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan komputer UNBK alias Ujian Nasional Berbasis Komputer untuk SMA dan SMK se-Provinsi Banten tahun 2018 akan ditetapkan oleh Kejaksaan Tinggi atau Kejati Banten pekan depan.
Hal itu disampaikan kepala Kejati Banten Reda Manthovani usai menghadiri tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) di Sekretariat Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten di Plasa Aspirasi, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (10/2/2022).
“Sekarang kita nikmati dulu masa tenang. Minggu depan kita umumkan (tersangaka). Kalau sekarang ngga netapin, entar tersangkanya pada kabur lagi. Minggu ini minggu tenang dulu, minggu depan kita tetapin,” ujar Reda dikutip dari Bantennews.co.id--Jaringan SuaraBanten.id.
Kata Reda, ia sebenarnya sudah meminta pengembalian kerugian negara. Namun hal tersebut tidak digubris oleh oknum-oknum yang diduga mengambil keuntungan dari pengadaan komputer UNBK.
“Kalau UNBK enggak ada pengembalian, jadi langsung (kita proses),” tuturnya.
Lebih lanjut, Reda memparkan, berbeda dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di lingkungan Sekretariat DPRD Banten (Setwan), hal itu langsung dikembalikan.
“Dua-duanya kita kasih kesempatan, kalau yang satu (kasus UNBK) ngga ada tanda-tanda pengembalian, kalau yang kedua (Setwan-red) langsung bergerak cepat. Sebenarnya itu temuan BPK, makanya kita mendukung. Kan itu (hasil) kinerjanya BPK, ada temuan dan keingannya (dikembalikan) itu,” kata Reda.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Baca Juga: Kejati Banten Sita Koper Berisi Uang Rp 1,1 Miliar dari Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta
Berita Terkait
-
IPK Indonesia 2025 Menurun, Kepercayaan Anak Muda pada Pemerintah Menurun
-
Saksi Sidang Korupsi Chromebook, Eks Ketua LKPP: Masih Terjadi Kemahalan Harga di E-Katalog
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasto PDIP: Penegak Hukum Jangan Jadi Alat Kekuasaan
-
IPK Indonesia Turun ke 34, KPK: Alarm Keras Perbaikan Pemberantasan Korupsi
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Darurat Pestisida! Sungai Cisadane Tercemar Sepanjang 22,5 Km, Warga Dilarang Konsumsi Air
-
480 Ribu Kartu BPJS PBI di Banten Dinonaktifkan, Ini Jawaban Dinkes dan Gubernur
-
Buntut Sebar Video Syur di Grup 'Semprot', 4 Pria di Banten Jalani Sidang di PN Serang
-
Misteri Kematian Anak Politisi PKS Cilegon: Tersangka Ajukan Praperadilan, Ngaku Bukan Pembunuhnya
-
Karya Anak Bangsa, Disiplinku Siap Bangun Fondasi Tim Profesional di Era Digital