SuaraBanten.id - Sebanyak 12 warga positif Covid-19 varian omicron di Banten menjadi perhatian Pemerintah. Jumlah warga positif omicron itu diperoleh dari warga Tangerang raya selama Januari 2022 hingga.
Sejak awal Januari 2022 hingga saat ini total 12 masyarakat. Kasus tersebut seluruhbnya ditemukan di wilayah Tangerang Raya.
Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengatakan, saat ini warga Provinsi Banten yang terkena Covid-19 varian omicron sebanyak 12 orang dari Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.
“Enam orang sudah dinyatakan sembuh, 1 orang dirawat di rumah sakit, 1 orang di rumah singgah, dan 6 orang isolasi mandiri,” kata WH.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, pihaknya kembali mengoptimalkan fasilitas dan sumberdaya manusia (SDM) yang dimiliki untuk fokus terhadap penanganan pasien Covid-19.
“Sampai saat ini, Pemprov Banten sudah menemukan 11 kasus terkonfirmasi positif virus Covid-19 varian omicron. Sebagian dari mereka ditemukan di wilayah Tangerang Raya,” kata Ati, Selasa (18/1/2022).
Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang dilakukan beberapa waktu terkait kenaikan kasus Covid-19 varian omicron di berbagai daerah terutama DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Provinsi Banten, akan kembali diberlakukan sekaligus pengetatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga tingkat RT dan RW, termasuk meminimalisir gerakan masyarakat.
“Untuk yang bekerja di perkantoran kemungkinan nanti akan WFH (Work From Home, red), begitu juga dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan dilakukan evaluasi dan disesuaikan dengan tingkat kerawanannya. Bisa 70 atau 50 persen,” katanya.
Ati menjelaskan, sesuai dengan arahan dari Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) akan meningkatkan tracking, tracing dan testing. Bahkan tempat isolasi karantina juga akan ditingkatkan.
Baca Juga: Gara-gara Varian Omicron, Kemenkes Prediksi Kasus Covid-19 Bakal Cepat Melonjak
Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan Rumah Sakit rujukan sebagai antisipasi terjadi lonjakan kasus, serta memperbanyak jumlah tempat tidur.
“Adapun untuk tempat karantina dan isolasi yang terkonsentrasi di Kabupaten dan Kota,” jelasnya.
“Seluruh rumah sakit yang ada di Banten akan diwajibkan menyediakan ruangan khusus untuk penanganan pasien Covid-19, termasuk juga nanti RSUD Banten akan kembali dijadikan sebagai RS rujukan utama penanganan pasien Covid-19,” sambungnya.
Berita Terkait
-
Persija Kena Denda Rp90 Juta, Shin Tae-yong Sentil The Jakmania soal Kericuhan
-
Arema FC Jadi Korban Pesta Gol, Shin Tae-yong Temukan Kunci Kebangkitan Persija
-
Persija Dihantui Ancaman Pengurangan Poin, Nadeo Argawinata Tak Menyangka Ada Kericuhan Suporter
-
Shin Tae-yong Geleng-geleng Poin Persija Terancam Disunat Imbas Kericuhan Suporter
-
Fabio Calonego Bangkitkan Mental Persija usai Kalah dari Persita, Arema FC Jadi Sasaran
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi
-
Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif
-
ASDP Kawal Maksimal Klaim Asuransi dan Penggantian Kerugian Korban Kebakaran KMP Batumandi
-
Mencari Penyebab KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal hingga Penumpang Diperiksa