SuaraBanten.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia telah menetapkan harga minyak goreng turun menjadi Rp14.000.00,- perliter mulai Hari Rabu (19/1/2022) kemarin.
Setelah diketahui, harga ini ditetapkan untuk seluruh penjualan retail baik kemasan premium maupun sederhana.
Meski keputusan harga serentak minyak goreng Rp14 ribu di pasar ritel modern telah diberlakukan, namun ternyata untuk di pasar tradisional belum diberlakukan. Termasuk, di pasar tradisional kranggot Kota Cilegon.
Saat dikonfirmasi, salah satu pegawai UPTD Pasar Kranggot Maryori Dwi menyampaikan bahwa untuk harga minyak goreng di pasar tradisional kranggot masih diberikan jangka waktu satu minggu untuk menyesuaikan, hal ini rupanya membuat para pedagang delima.
"Pedagangnya belum mau nurunin harga mas, alasannya karena sisa pembelian sebelumnya. Kemungkinan untuk harga minyak seminggu lagi juga akan turun," ungkap Maryori kepada Suara.com, Jumat (21/1/2022).
Meski demikian, Maryori juga menyampaikan bahwa sejauh ini stok minyak goreng di pasar kranggot masih terbilang aman dan tidak mengalami kelangkaan.
"Untuk stok aman mas, gada kelangkaan," ucapnya.
Sementara itu, Jannah (34) pedagang toko kelontong atau sembako di pasar tradisional mengaku bingung dengan keputusan turunnya harga minyak goreng. Pasalnya, Ia saat membeli harganya masih normal.
"Ini kan pasokan harga lama, kalo dijual dengan harga yang sekarang, Rp14 ribu perliter ya kita rugi dong," ungkapnya.
Baca Juga: Demi Dapatkan Minyak Goreng Murah, Suami Istri Pura-pura Tak Kenal saat Beli
Senada, Sainah (42) yang juga merupakan pedagang toko sembako di pasar tradisional mengaku masih menjual minyak goreng dengan harga normal, yakni Rp20 ribu perliter.
"Iyo mas, masih jual harga normal. Mbok ya kalo jual 14 ribu saya malah rugi," ucapnya.
Sementara itu, Inayah (37) seorang pedagang uduk dan gorengan asal lingkungan Tegal Cabe, Citangkil, mengaku kesulitan mencari stok minyak goreng.
"Kan minyak goreng udah turun tuh, dua hari ini ke alfa/indo selalu keabisan terus, jadi deh belinya ke pasar dengan harga normal," singkatnya.
Namun, pantauan Suara.com di minimarket, baik alfamart atau indomart lainnya nampak terlihat stok minyak goreng dalam kemasan dalam keadaan kosong.
"Iya, a. Lagi kosong stok minyak gorengnya, udah dua hari ini, diborong ibu ibu komplek," ucapnya kasir Alfamart yang enggan disebutkan namanya seraya tertawa.
Berita Terkait
-
Demi Dapatkan Minyak Goreng Murah, Suami Istri Pura-pura Tak Kenal saat Beli
-
Warga Bandar Lampung Keluhkan Minyak Goreng Harga Rp 14 Ribu yang Habis Sejak Kemarin
-
Kehabisan Stok Minyak Goreng Murah di Alfamart dan Indomaret, Ini Daftar Swalayan yang Bisa Anda Tuju
-
Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Belum Satu Harga, Ini Kata Disperindag Lampung
-
Viral Pengendara Mobil Toyota Kijang Mengisi Bahan Bakar Dicampur Minyak Goreng, Publik Heboh
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu