SuaraBanten.id - Ceramah lawas Ustaz Abdul Somad alias UAS baru-baru ini menjadi sorotan. Dalam video tersebut UAS mambahas salib dan menyebut di dalam salib ada jin kafir.
Kerena ceramahnya itu, Ustaz Abdul Somad dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Perhimpunan Pemuda Gereja Indonesia (PPGI).
Ustaz Abdul Somad dilaporkan ke polisi terkait konten ceramahnya yang diduga mengandung ujaran kebencian antar umat beragama.
Ketum PPGI, Maruli Tua Silaban mengatakan laporannya atas Ustaz Abdul Somad terkait ceramahnya di Youtube. Meski demikian, laporan yang ia buat tidak diterima kepolisian lantaran dinilai belum cukup bukti.
Kata Maruli, polisi meminta kepada pelapor untuk melengkapi bukti-bukti yang ada sehingga bisa diproses lebih lanjut.
“Kami ke sini untuk menyampaikan laporan polisi. Tapi kami kecewa kami ditolak. Melaporkan Ustaz Abdul Somad pernyataannya yang sampai saat ini masih beredar di media sosial,” ujar Maruli Rabu 19 Januari 2022 setelah mendatangi Gedung Bareskrim Polri di Jakarta.
Pasa kesempatan itu, Maruli mengaku yakin ceramah yang beredar telah memenuhi ujaran kebencian. Ia juga akan melengkapi bukti yang diminta kepolisian dan kembali melaporkan UAS.
Menurut Maruli, ceramah UAS telah mengganggu toleransi antar umat beragama sehingga perlu untuk diusut tuntas.
“Kami harus menghadirkan dua bukti, menurut kami perbuatan UAS itu telah memenuhi syarat karena secara nyata niat perbuatannya telah melanggar memasuki ajaran agama orang lain,” ucap Maruli.
Baca Juga: Ceramahnya Dinilai Buat Gaduh, Ustaz Abdul Somad Bakal Dilaporkan ke Bareskrim Polri
Maruli menyebut, ceramah UAS melanggar Pasal 156 KUHP jo Pasal 45a ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Lebih lanjut, Maruli mengungkapkan video UAS yang dipermasalahkan pihaknya yakni konten ceramah yang membahas salib yang dihuni oleh jin beberapa tahun lalu.
“Video itu dia berkata bahwa di salib ada jin. Jin itu adalah jin kafir. Dia seolah-olah mengolok-ngolok agama kristiani,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Desakan Tangkap Ustaz Abdul Somad Bermunculan, Ali Syarief: Sampai Kapan Perang Begini?
-
Ustaz Abdul Somad Sebut Ada Jin Kafir di Salib, Penistaan Agama?
-
Dianggap Haram, UAS Beberkan Contoh Musik yang Baik
-
Berita Viral! Warga Pandelang Tewas Ditabrak Honda City, Organ Tubuh Berserakan
-
Bahas Harta Suami dan Istri, UAS Sebut Ciri Suami Bebas Azab Kubur
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial