SuaraBanten.id - Ciri-ciri ada belatung di dalam badan kamu. Sebab ada heboh video viral belatung di dalam vagina perempuan.
Dikutip dari AyoBandung, ada keadaan di mana larva atau belatung hidup di tubuh manusia sering disebut sebagai myiasis.
Myiasis merupakan infestasi larva yaitu sebagai suatu kondisi di mana larva (belatung), makan dan berkembang di jaringan organisme hidup seperti manusia dan hewan.
Berikut ciri ada belatung di tubuh Anda:
1. Myiasis yang Tidak Disengaja
Myiasis ini terjadi karena tidak sengaja menelan telur atau belatung hingga masuk ke dalam saluran pencernaan. Jika hal tersebut terjadi si penderita akan mengalami gejala umum seperti iritasi lokal, muntah, dan diare.
Tingkat oksigen yang rendah dalam usus biasanya akan membunuh belatung. Namun, beberapa diantara belatung itu dapat bertahan hidup secara utuh karena tahan terhadap enzim pencernaan.
2. Myiasis Kulit
Yaitu kondisi di mana belatung menembus kulit dan berekembang di jaringan bawah kulit. Kondisi ini mungkin merupakan bentuk myiasis yang paling umum diamati.
Baca Juga: Pejalan Kaki Umpat Para Pemotor Berhenti di Zebra Cross, Warganet Mendukung: Harusnya Pakai Toa
Tempat hidup belatung pada tubuh manusia umumnya ada di punggung, dan kulit kepala. Dalam 24 jam, papula yang menyerupai gigitan serangga akan membengkang dan menjadi lesi seperti bisul dengan diameter berkisar antara 10 hingga 35 mm.
Ditengah bisul seringkali ada pori kecil (berdiameter 2-3 mm) yang memungkinkan larva bernafas. Orang yang terkena myiasis kulit ini mungkin akan merasakan seperti ada yang bergerak di dalam jaringan serta akan mengalami rasa sakit.
3. Myiasis Luka
Penyakit ini terjadi akibat dari pengendapan telur pada daging yang membusuk atau luka yang mengeluarkan nanah.
Jika myiasis ini terjadi belatung akan menyerang atau menginvasi tubuh selain tinggal di lapisan superfisial pada jaringan yang terbuka.
4. Myiasis Rongga Tubuh
Berita Terkait
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup