SuaraBanten.id - Tugu Pamulang yang diresmikan Gubernur Banten Wahdin Halim diklaim bakal menjadi ikon dan mempunyai banyak filosofi.
Sebelum dibangun baru, bentuk Tugu Pamulang lama sempat viral dan banjir kritik dari berbagai kalangan.
Saat ini, Tugu Pamulang berdiri di atas dasar yang berbentuk piramida segi enam terpancang dengan gagah nan elegan.
Pemenang sayembara desain Tugu Pamulang yang diketuai oleh Dedi Kurniadi dengan anggota Oma Marta Wijaya sengaja meletakkan unsur kekuatan karakter historikal, religiusitas dan modern di dalam desain perencanaan pembangunan Tugu Pamulang itu.
Plt Kadis PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengungkapkan, Tugu Pamulang yang baru saja diremikan mencerminkan identitas masyarakat Banten secara utuh, termasuk juga masyarakat Kota Tangsel.
"Desain karya yang menjadi pemenang harus mencerminkan identitas masyarakat Banten baik dari sisi religius, sejarah, budaya dan pariwisata yang ada di Kota Tangsel dan Banten," katanya, Sabtu (8/1/2022).
Kata dia, Tugu Pamulang mengadopsi bentuk menara Masjid Agung Banten yang berada di kawasan Kesultanan Banten Lama. Dalam proses pembuatannya, ada empat komposisi bentuk yang terdapat pada Tugu Pamulang, bentuk dasar (base), pilar dan panel, kepala (capital) serta mahkota.
Komponen dasar berbentuk piramida segi enam terpancung. Komponen ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan ketegasan visual pada komponen yang berada di atasnya.
Komponen dasar ini dibentuk dengan menggunakan artistik ornamen langkan. Sebuah ornamen yang biasa digunakan sebagai penghias pagar rumah khas adat Betawi.
Baca Juga: Simak! Kronologi Buruh Terobos Ruang Kerja Gubernur Banten Hingga WH Cabut Laporan
"Dasar pondasi filosofis Tugu Pamulang sebelumnya itu sebenarnya sudah ada, namun kurang mempunyai karakter serta tidak mempunyai ketegasan filosofi, sehingga banyak penafsiran liar yang muncul di masyarakat," kata pemenang Sayembara Oma Marta Wijaya.
Sedangkan pada bagian pilar dan panel merupakan adaptasi dari bentuk layar dan haluan perahu pada bentuk tiang dan tapak. Pada setiap tiang pilarnya, terdapat empat jenis ornamen yang masing-masing mempunyai filosofi.
Ornamen pertama yang terletak tepat di atas tapak merupakan bentuk adaptasi dari dasar pilar menara di Banten Lama.
Ornamen selanjutnya berbentuk Tumpal yang mengandung makna penolak bala dan harmonisasi. Lalu ada juga ornamen Mandalika yang mengandung makna bijaksana, kuat, lembut dan rendah hati.
"Dari ornamen-ornamen itu diharapkan dapat membawa nilai positif kepada siapapun yang melihatnya, sehingga menjadikannya sosok yang bijaksana dan mempunyai pendirian yang kuat," ujarnya.
Sementara untuk pilar paling atas, terdapat ornamen bunga melati yang mengandung makna open minded, inklusif dan menarik. Ini sejalan dengan karakter masyarakat Tangsel yang terbuka serta tidak antipati.
Berita Terkait
-
Demo adalah Aksi Menyuarakan Ketidakpuasan, Bukan Pamer Dukungan
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup