SuaraBanten.id - Meski Pemkot Cilegon melarang melakukan perayaan tahun baru 2022, ratusan warga tampak beramai-ramai memeriahkan tahun baru di Jalan Protokol Kota Cilegon. Bahkan warga berkerumun di depan gedung eks Matahari Lama yang jaraknya tak jauh dari Rumah Dinas Wali Kota Cilegon yakni sekira 300 meter.
Tak hanya di depan Eks Gedung Matahari Lama, warga juga memadati sepanjang jalan protokol hingga Cilegon Center Mall (CCM) untuk merayakan pergantian malam tahun baru 2020.
Pada pukul 24.00 WIB saat pergantian malam tahun baru, warga yang terdiri dari anak-anak hingga dewasa terlihat memenuhi jalan utama Kota Cilegon untuk menyalakan kembang api atau bahkan hanya sekedar menonton.
Pantauan SuaraBanten.id, cukup banyak warga yang tidak mengenakan masker sambil mengabadikan moment saat berkumpul melihat kembang api yang bertebaran di atas langit.
Salah seorang pengendara motor, Ali (23) mengaku sengaja berhenti untuk ikut merayakan pergantian malam tahun baru 2022. Padahal, dirinya telah mengetahui adanya himbauan dari Pemkot Cilegon untuk tidak merayakan tahun baru di luar rumah.
"Iya, bang. Saya udah sempet tau kalo dilarang merayakan tahun baruan diluar, tapi ya mau gimana lagi, tadi iseng-iseng aja keluar, eh tapi ada yang ngerayain juga ternyata disini, yaudah saya berenti banyak kembang api soalnya," ucap Satria saat ditemui di depan Eks Gedung Matahari Lama, Kota Cilegon, Sabtu (01/01/2022).
Sementara, warga lainnya, Ibrahim (21) juga turut merayakan malam tahun baru di jalan protokol Kota Cilegon. Namun, dirinya tidak mengenakan masker sambil mengabadikan moment pergantian tahun tersebut.
"Emangnya kenapa? Orang tadi petugas juga lewat-lewat aja tuh, yang lain juga pada enggak pakai masker dibiarin, enggak apa-apa," kilahnya.
Diketahui, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian bersama unsur Forkopimda Kota Cilegon telah melakukan patroli bersama petugas gabungan, baik TNI/Polri maupun Dishub dan Satpol-PP Kota Cilegon sejak pukul 22.00 WIB ke berbagai titik keramaian di Kota Cilegon.
Baca Juga: Pengacara Uteng Ungkap Tempat Penyerahan Aliran Suap Izin Parkir, Helldy Jawab Tudingan
Namun, berdasarkan pantauan Suara.com dilokasi, pada pukul 23.30 masih banyak masyarakat yang melakukan aktifitas di luar rumah, mulai dari lalu lalang pengendara, pedagang kaki lima, rumah makan hingga cafe-cafe.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Berita Terkait
-
Merayakan 1 Muharram, Semangat Hijrah yang Relevan dalam Dunia Usaha
-
Momen Sakral Penggantian Kiswah Ka'bah di Masjidil Haram
-
Peringati 1 Muharram 1448 H, PSI Gelar Pengajian dan Santunan untuk 100 Anak Yatim-Dhuafa
-
Apa Saja Amalan Bulan Muharram? Ini Anjuran yang Sesuai Sunah
-
Bulan Suro Benarkah Keramat? Simak Penjelasannya dalam Islam
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman