SuaraBanten.id - Sebuah minibus APV dengan nomor polisi B 1762 EFK mengalami kecelakaan di Tol Gempol-Pasuruan. Mobil yang merupakan pengangkut bantuan Semeru itu mengalami kecalakaan di KM 798.400, Rabu (29/12/2021) pagi sekira pukul 07.10 WIB.
Diketahui, korban meninggal merupakan relawan bernama Firman (27) asal Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
Menurut informasi yang dihimpun, relawan yang membawa bantuan untuk korban Semeru antara lain Miftahudin, Firman warga Kecamatan Ciputat, Hasby Octavia warga Kecamatan Pondok Aren, dan Ghamel Abdul Nasser Amir, warga Tugu, Kecamatan Cimanggi, Kota Depok.
Mobil yang mengangkut bantuan bencana itu dikendarai Ghamel berangkat dari Tangerang, Selasa (28/12/2021) malam. Namun, saat tiba di lokasi kejadian sekira pukul 07.10 WIB mobil APV itu menabrak truk Nopol P 9752 VD yang dikemudikan Rohmat Amin, warga Klatak, Kabupaten Banyuwangi.
Kendaraan APV pun sontak terguling dan menabrak beton pembatas tengah jalan. Atas kejadian itu, Firman meninggal dunia, sedangkan 4 korban lainnya hanya mengalami luka ringan.
Dikonfirmasi terkait kecelakaan itu, Ketua Pokja Relawan Banten, Lulu Jamaludin membenarkan adanya peristiwa kecelakaan yang melibatkan relawan asal Tangerang tersebut. Satu orang meninggal dalam kejadian itu.
“Iya informasinya, satu orang relawan asal Tangerang meninggal dunia. Mereka tengah membawa bantuan untuk korban Semeru,” kata Lulu, Rabu (29/12/2021).
Kata Lulu, saat ini jenazah korban meninggal dunia sedang dalam perjalanan menuju Banten untuk dibawa ke rumah duka.
“Dibawa menggunakan ambulan Relawan Dompet Dhuafa dan Asep Sedunia. Sedangkan anggota Pokja Relawan Banten sedang menuju rumah sakit,” tambahnya.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Karawang, Satu Orang Dikabarkan Tewas Terlindas Truk
Tag
Berita Terkait
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar
-
Diduga Sopir Mengantuk, Dua Bus TransJakarta Bertabrakan di Cipulir
-
Sopir Tertidur Picu Tabrakan Adu Banteng Transjakarta di Cipulir, 24 Orang Luka-Luka
-
Mobil Pribadi Nyangkut di Pembatas Beton, Layanan Transjakarta di Pulomas Bypass Terganggu
-
Dua Bus Transjakarta 'Adu Banteng' di Jalur Langit Koridor 13
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati
-
Biaya Service AC Mobil Membengkak? Bisa Jadi Karena Oli & Dryer Terlambat Diganti
-
Tukang Ojek di Pandeglang Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas Akibat Jalan Berlubang