“Pemerintah bisa melakukan sosialiasi di daerah. Kalau bergejala Covid-19, ditempatkan di isolasi terpusat ketimbang isolasi mandiri. Ini karena dikhawatirkan terjadi cluster keluarga, apalagi varian Omicron penularannya lebih cepat,” imbau Alexander.
Ia menambahkan, fasilitas kesehatan seperti rumah sakit harus mempersiapkan diri dalam menghadapi ancaman varian Omicron.
“Dikhawatirkan akan terjadi co-infection karena ada varian Delta, komorbid, varian Omicron sehingga bisa menyebabkan keparahan penyakit, maka rumah sakit harus dipersiapkan,” kata Alexander.
Terkait apa yang harus disiapkan, ia mengatakan fasilitas kesehatan seperti rawat inap non-Covid menjadi tempat Covid.
“Juga menyiapkan ICU, pelatihan rumah sakit bagi tenaga medis agar tidak berdiam diri dalam menghadapi ancaman naiknya Covid,” tegas Alexander.
Berita Terkait
-
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Nabire, Dua Pesawat Batal Beroperasi
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
Terkini
-
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Peradangan Paru hingga Sesak Napas
-
Operasi SAR Hari Kedua 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Dilanjutkan, Area Pencarian Diperluas
-
Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri
-
Ancaman Abu Vulkanik Belum Surut, Siswa SMA di Banten Lanjut Belajar dari Rumah Hingga 11 September
-
Gagal Temukan Titik Terang hingga Malam, Basarnas Perluas Area Pencarian Rombongan Wartawan