SuaraBanten.id - Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra masih jadi pusat pembicaraan dan menduduki tangga survei teratas calon presiden 2024. Namun demikian, posisinya rawan tersalip oleh kompetitor lainnya.
Dikabarkan hasil survei terbaru yang dirilis Poligov menempatkan Prabowo Subianto sebagai kandidat capres elektabilitas tertinggi dengan 25,5 persen dalam simulasi 12 nama secara tertutup. Di tempat kedua ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 19,1 persen dan Anies Baswedan 18,3 persen.
“Elektabilitas Prabowo Subianto masih yang teratas. Hal ini tidak lepas dari posisi Prabowo sebagai Menhan dan Capres 2014 dan 2019,” ujar Direktur Eksekutif Poligov, Muhammad Tri Andika, Selasa (14/12/2021).
Meski demikian, Tri Andika mengatakan, posisi Prabowo belum aman dan masih rawan tersalip oleh Ganjar dan Anies Baswedan. Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang bersaing ketat.
Selanjutnya dijelaskan bahwa keduanya sama-sama memiliki dukungan yang besar dari kelompok milenial yang berusia 22 hingga 40 tahun, seperti yang dilansr dari Detikcom.
“Anies dan Ganjar akan berupaya semaksimal mungkin memanfaatkan panggung kepala daerah untuk meningkatkan elektabilitasnya. Terlebih lagi, keduanya belum mendapatkan tiket partai,” ungkap Tri Andika.
“Jadi, jika kinerja elektabilitas keduanya turun, maka tidak akan ada partai yang mau meliirik dan memberikan tiket,” sambungnya.
Diberitakan sebelumnya bahwa survei Poligov digelar pada 22 hingga 28 November 2021 dengan melibatkan terhadap 1255 responden secara online, dengan rentang usia 17 tahun atau lebih. Survei ini memiliki margin of error sekitar 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca Juga: Soroti Prabowo di Pilpres 2024, Pengamat: Cukup jadi 'King Maker' Saja
Berita Terkait
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan
-
Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Sespri Prabowo Rizky Irmansyah Jadi Sorotan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi