Pebriansyah Ariefana
ILUSTRASI Tsunami di Jepang. [KAZUHIRO NOGI / AFP]

SuaraBanten.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mengungkap potensi tsunami Cilegon 8 meter jelang Tahun Baru 2022. Potensi itu adalah bukan ramalan, hanya saja skenario terburuk.

Untuk diketahui Banten tsunami pada tahun 2018 karena letusan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Pesisir Banten dan Lampung ditejang tsunami yang mengakibatkan sedikitnya 400 orang tewas dan 7 ribu lainnya luka-luka.

Dan Rabu (1/12/2021) hari ini Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan potensi yang sama. Kali ini khusus potensi tsunami Cilegon.

Berikut fakta-fakta potensi tsunami Cilegon 8 meter:

Baca Juga: Duh, Hampir 4 Tahun, Alat Deteksi Tsunami di Cianjur Tak Berfungsi

1. Tak tahu kapan terjadi

Dwikorita Karnawati menegaskan jika tsunami Cilegon tak tahu waktunya. Sebab kota Cilegon termasuk di kawasan peta bahaya tsunami.

2. Potensi tsunami akan selalu ada

Dwikorita Karnawati mengungkapkan potensi tsunami di Indonesia akan selalu ada. Seperti di pantai barat Sumatera dan selatan Jawa. Begitu juga Bali dan Lombok.

3. Potensi tsunami 8 meter

Baca Juga: Waspada Potensi Tsunami Setinggi 8 Meter di Cilegon, BMKG Beri Peringatan

"Zona rawan tsunami di Cilegon, Banten, itu juga tempat wisata di Selat Sunda dapat berpotensi skenario terburuk mengalami tsunami dengan ketinggian hingga 8 meter," kata Dwikorita di Gedung DPR siang tadi.

Komentar