SuaraBanten.id - Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Serang-Cilegon tepatnya di LIngkungan Legok, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Minggu (28/11/2021). Kecelakaan yang dialami mobil Honda Brio tubruk pohon mengakibatkan empat mahasiswa asal Pandeglang tewas.
Insiden kecelakaan yang melibatkan Honda Brio warna putih dengan nompol A1266-ZD itu berpenumpang 5 orang termasuk sopir. Kecelakaan itu terjadi saat mobil tersebut melaju dari arah Cilegon menuju Kota Serang.
Mobil yang dikemudikan Muhamad Ridwan Takwa Fauzi diduga melaju kencang hingga mobil tak bisa dikendalikan. Karenanya, mobil tersebut masuk ke Jalan sebelah kanan lalu menabrak pohon dan pagar beton.
Dikonfirmasi terkait kecelakaan itu, Kasatlantas Kota Serang, AKP Abdul Gofar menduga sopir mobil tersebut kehilangan kendali.
“Mobil dengan kecepatan tinggi dan kurang konsentrasi tiba di tempat kejadian hilang kendali oleng ke jalur sebelah kanan dan menabrak pohon serta pagar beton. Akibat kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut pengemudi kendaraan Honda Brio mengalami luka berat kemudian meninggal dunia,” ujar Kasat.
Selain pengemudi Brio, lanjut Abdul Gofar, tiga orang penumpang lainnya juga meninggal dunia di rumah sakit . Sementara satu penumpang selamat atas nama Denta Pratama. Dia hanya mengalami luka ringan.
Diketahui, keempat korban meninggal tersebut merupakan warga Kabupaten Pandeglang dan statusnya masih pelajar atau mahasiswa.
"Penumpang yang meninggal dunia atas nama Dandi Okta Yuliadi (20), Muhamad Ikbal Saputra (21), Ridwan dan Zaenal Abidin," sebutnya.
Kini keempat korban kecelakaan sudah dievakuasi di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara atau RSUD Serang untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka. Sementara mobil Brio yang mengalami kerusakan berat sudah diamankan di Kantor Unit Laka Lantas Polres Serang Kota untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Live Location Tak Bergerak, Pasutri Baru Terlibat Kecelakaan Saat Akan Makamkan Ibu
Tag
Berita Terkait
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL
-
Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing
-
Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer
-
Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Murah Tapi Gak Murahan! 5 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Rp 200 Ribuan untuk Daily Run
-
Update Kecelakaan SDN Sukaratu 5: Polisi Tunggu Gelar Perkara, Pengemudi Tidak Ditahan
-
Dua Pejabat Beda Suara: BPKAD Sebut WFH ASN Tak Hemat APBD, BKPSDM Klaim Efisien
-
Samudra Hindia Barat Lampung hingga Jawa Tengah Rawan Gelombang Tinggi, Cek Daftarnya!