SuaraBanten.id - Sidang lanjutan kasus prostitusi anak yang menjerat Cynthiara Alona CS terus berlanjut di Pengadilan Negeri atau PN Tangerang, Rabu (3/11/2021). Dalam sidang tersebut Cynthiara Alona CS dituntut 6 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum.
Sebagai informasi, Cynthiara, AA dan DA terjerak kasus prositusi anak pada 16 Maret 2021.
Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri atau Kejari Kota Tangerang Dapot Dariarma mengatakan, Chinthiara cs selain dituntut 6 tahun serta didenda Rp 200 Juta.
"Alona dan kawan-kawan kita tuntut 6 tahun, subsider 6 bulan, dan didenda Rp 200 juta," katanya saat ditemui di PN Tangerang.
Kata Dapot, hal yang mendasari tuntutan kepada Alona cs karena ketidakjelasan saat memberikan keterangan.
"Dia (Alona) agak belibet-belibet ya dia saat memberi keterangan di persidangan," tuturnya.
Lebih lanjut, Dapot menjalaskan, bila Cynthiara tidak mengajukan pembelaan atas tuntutan tersebut. Maka, PN Tangerang akan membacakan putusan itu.
"Mungkin mereka akan mengajukan upaya pembelaan ya terhadap tuntutan yang kita bacakan, minta keringanan ke Majelis Hakim, itu hak mereka (Alona cs)," tandasnya.
Sebagai informasi, Alona cs didakwa Pasal 88 juncto Pasal 76 huruf I UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.
Baca Juga: Putusan Majelis Hakim PN Tangerang Soal Perkara Tanah di Jatake Diduga Keliru
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Berita Terkait
-
Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik
-
Harta Miliaran Rupiah Habis, Cynthiara Alona Siap Lawan Mantan Kuasa Hukum, Ini Penyebabnya
-
Mucikari FEA Jual Gadis Perawan Rp8 Juta per Jam, Korban 14 Tahun Terpaksa jadi PSK Anak Alasan Bantu Nenek
-
Sengkarut Nikah Beda Agama, PPP Kritik Keputusan PN Tangerang: Hukum Pernikahan Beda Agama Haram!
-
Korban Indra Kenz Kecewa Kepada Majelis Hakim: Negara Tidak Berhak Menyita Uang Kami
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Sampah Karton Aseptik Melonjak, Kemenperin dan KLH Genjot Penerapan EPR
-
Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano
-
Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini
-
Gubernur Andra Soni Sampaikan Belasungkawa Langsung ke Keluarga Surakman
-
120 SD dan SMP di Cilegon Kelola Sampah di Sekolah, 35 Ton Berhasil Dikelola