SuaraBanten.id - Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono ikut angkat suara soal video viral oknum polisi Cilegon yang diduga meminta sekarung bawang lantaran tak jadi menilang truk pengangkut bawang saat hendak naik kapal di Pelabuhan Merak.
Sigit mengungkapkan saat ini ia tengah menyelidiki kasus viralnya video oknum polisi yang meminta ‘suap’ sekarung bawang merah tersebut.
"Pertama terkait video itu kan belum mendapatkan informasi yang pasti dimana, tentunya ketika ada sesuatu yang viral itu pasti satuan kepolisian akan mengecek ke TKP," ujar Kapolres dikonfirmasi wartawan seperti dikutip dari Bantennews.co.id--Jaringan SuaraBanten.id, Selasa (2/11/2021).
"Untuk yang pertama, di Pelabuhan Merak tidak ada pembangunan yang seperti yang ada di gambar itu. Kedua, kami juga sudah mengecek ke Satlantas Pulomerak, Satlantas Polres Cilegon, sampai saat ini belum ada informasi terkait peristiwa tersebut," imbuhnya.
Meski demikian, Sigit mengungkapkan, pihaknya harus melakukan penyelidikan kemungkinan-kemungkinan peristiwa tersebut.
“Untuk kendaraan tadi yang digunakan juga kita identifikasi, motor yang digunakan juga, karena anggota kami sampai saat ini belum ditemukan menggunakan kendaraan tipe tersebut,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Sebuah video yang memperlihatkan oknum polisi Cilegon mengakut sekarung bawang merah yang diduga dijadikan sogokan agar tak jadi menilang baru-baru ini viral di media sosial.
Video viral yang dibagikan akun TikTok @pejuang.rupiah50 itu memperlihatkan truk pengangkut bawang merah akan ditilang oknum polisi tersebut.
Belum jelas kapan peristiwa itu terjadi namun diduga kuat kejadian itu terjadi di Pelabuhan Merak saat truk pengangkut bawang itu hendak masuk ke kapal Ferry.
Baca Juga: Viral Oknum Polisi Cilegon Diduga Minta Sogokan Sekarung Bawang Agar Tak Jadi Ditilang
Lantaran tak jadi ditilang, oknum polisi itu meminta bawang merah satu karung yang kemudian diangkut menggunakan motor. Video itu terus menyebar dijagat maya hingga mendapatkan banyak respons warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Tragedi Kripto dan Kanker, Membedah Motif Pembunuhan Sadis Anak Politisi PKS
-
Polisi Beberkan Kaitan Pencurian di Rumah Eks DPRD dengan Anak Politikus PKS
-
Tak Bisa Beli Roti Gegara Cuma Punya Uang Tunai: Kenapa Toko Lebih Suka Cashless?
-
Link CCTV dan Kapal Pelabuhan Merak untuk Pantau Arus Mudik Nataru 2025 Real-Time
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Kawasan Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan Selama 3 Bulan Mulai 20 Januari 2026
-
Hanya 4 Menit Sampai Rumah, Politisi PKS Cilegon Tak Sangka Panggilan Video Jadi Kabar Duka Anaknya
-
TPAS Cilowong Tutup buat Tangsel, Tapi Aman buat Pemkab Serang; Ada Apa dengan Sampah Tetangga?
-
Bakar Sampah Sembarangan di Tangsel Bisa Masuk Penjara? Ini Penjelasannya
-
GMNI Tangerang Tolak Keras Wacana Pilkada Dipilih DPRD: Rakyat Bukan Penonton