SuaraBanten.id - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Serang, Banten, akan dilaksanakan pada Minggu (31/10/2021) besok. Untuk pengamanan, Polres Serang kerahkan ratusan personel.
Hal itu diungkapkan Kapolres Serang AKBP Yudha Satria saat memimpin apel Pergeseran Pasukan (Serpas) dalam rangka pengamanan Pilkades Serentak Kabupaten Serang.
Pengamanan Pilkades Serentak yang akan berlangsung di 95 desa, Polres Serang menerjunkan sebanyak 827 personel, termasuk kekuatan BKO Brimob Mabes Polri 105 personil, Brimob Polda Banten 90 personil, Dalmas Polda Banten 60 anggota.
“Jumlah tersebut belum termasuk 244 personil Polda Banten yang dikirim langsung ke lokasi TPS,” ungkap AKBP Yudha Satria, mengutip dari Bantennews -jaringan Suara.com, Jumat (29/10/2021).
Kapolres mengatakan apel pergeseran pasukan ini merupakan bukti kesungguhan Polres Serang untuk mewujudkan pelaksanaan pengamanan pilkades serentak di Kabupaten Serang aman, kondusif dan sehat, sesuai harapan bersama.
Kepada seluruh personil yang bertugas, Kapolres mengingatkan untuk selalu menjaga sikap dan perilaku pada saat pengamanan di TPS dan jangan berlaku arogan dan benar-benar menjaga netralitas. Tidak diperbolehkan mengunjungi atau menemui calon kades.
“Perlu diingat, dalam pilkada ini polisi tidak mempunyai hak dalam pilkades terkecuali pengamanan. Tidak diperbolehkan menemui calon. Dan apabila ada permasalahan di TPS, jangan ikut campur terkecuali telah diminta panitia pilkades,” tegasnya.
Dia menambahkan, tugas pengamanan TPS adalah tugas khusus, sehingga setiap anggota harus melakukan pengecekan lokasi TPS yang akan diamankan dan lakukan mapping situasi wilayah geografis dan karakteristik masyarakat di wilayah masing-masing.
Di masa pandemi Covid-19, Kapolres juga mengingatkan disiplin penerapan protokol kesehatan merupakan harga mati agar pilkades serentak ini berjalan sesuai harapan dan tidak menjadi kluster baru pandemi Covid-19.
Baca Juga: Banten Jaya FC Resmi Dilaunching, Siap Ramaikan Liga 3
Kepada seluruh personil yang bertugas, Kapolres mengingatkan untuk selalu menjaga sikap dan perilaku pada saat pengamanan di TPS dan jangan berlaku arogan dan benar-benar menjaga netralitas. Tidak diperbolehkan mengunjungi atau menemui calon kades.
“Perlu diingat, dalam pilkada ini polisi tidak mempunyai hak dalam pilkades terkecuali pengamanan. Tidak diperbolehkan menemui calon. Dan apabila ada permasalahan di TPS, jangan ikut campur terkecuali telah diminta panitia pilkades,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari
-
Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM
-
Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
-
Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang