SuaraBanten.id - Vaksinasi pelajar SMP di Kabupaten Tangerang hingga Selasa (12/10/2021) tercatat sudah mencapai 77 persen. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaifullah.
Kata Syaifullah, pelajar di tingkat SMP di wilayah Kabupaten Tangerang yang sudah divaksin berjumlah 96.313 siswa dari 225 sekolah yang ada.
"Untuk saat ini sebanyak 75.101 siswa SMP sudah disuntik vaksin atau persentasenya sekitar 77.98 persen dari total jumlah siswa sebanyak 96.313 orang," ujar Syaifullah saat dikonfirmasi di Tangerang, Banten, Selasa.
Dalam percepatan target vaksinasi tersebut, Dindik Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan dinas kesehatan (dinkes) setempat dan juga TNI/Polri dengan menggelar program gebyar serbuan vaksin COVID-19.
"Masih terus dan selalu melaksanakan vaksinasi, baik dari program TNI/Polri maupun dari dinkes itu sendiri," tuturnya.
Menurutnya, dengan adanya kolaborasi bersama instansi lain, target sasaran vaksinasi pelajar dapat terpenuhi sesuai yang diharapkan oleh Bupati Tangerang.
Lebih lanjut, Syaifullah mengungkapkan, capaian vaksinasi sangat mempengaruhi jalannya proses pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di sekolah-sekolah dengan tanpa ditemukannya kasus baru positif COVID-19 pada pelajar.
"Alhamdulillah sampai dengan saat ini kita masih aman," katanya.
Ia berharap, kepada para pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan para orang tua murid agar selalu memperhatikan siswa atau anaknya dalam menaati penerapan protokol kesehatan. Karena, meski kini belum ditemukan penemuan kasus itu, maka masyarakat tetap diminta untuk selalu waspada.
Baca Juga: Tes Antigen Ratusan Siswa SMP di Tangerang Negatif, Wali Kota Arief: Tetap Jaga Prokes
Berita Terkait
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Karyawan Koperasi di Tangerang Disekap-Ditelanjangi Bos, Disuruh Berbuat Tak Senonoh
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi