SuaraBanten.id - Para pecinta serial Squid Game tentu sudah tak asing dengan boneka raksasa Squid Game yang muncul dalam serial 1 film tersebut.
Kini boneka yang ada dalam drama korea Squid Game tengah ramai dijadikan meme. Kehadirannya sebagai bentuk meme bisa menjadi teror bagi mereka yang tak patuh.
Serial 1 Squid Game berjudul lampu hijau dan lampu merah ini, diketahui jika boneka berada pada suatu permainan yang diciptakan bagi ratusan pemainnya.
Dalam serial ini boneka tersebut menjalankan permainan kuno Korea yang mengharuskan pemainnya tidak boleh bergerak pada saat ia membalikkan badan.
Jika terbukti bergerak, boneka ikonil Squid Game ini akan mendeteksi dan tidak segan akan memberi hukuman pada pemainnya.
Boneka ini seolah menjadi sosok yang paling ditakuti karena hukuman yang diberikan sangat nyata dan mematikan. Boneka yang diketahui berasal dari sebuah desa pedalaman ini, membuat orang yang melihatnya harus berhati-hati.
Ia seolah penegak hukum yang tidak pandang bulu. Siapa pun pelanggar hukum akan dihukum mati.
Boneka maut ini pun menjadi meme di sejumlah media sosial di Sumatera Selatan. Misalnya saja, salah satu akun yang mengedit boneka ini hingga berada di dekat jembatan Ampera.
Akun palembang.eksis menghadirkan boneka Squid Game ini di kawasan Jembatan Ampera. Kawasan ini memang dikenal sebagai kawasan padat kendaraan sehingga rawan macet.
Baca Juga: Game Viral, Begini Cara Main Squid Game Versi Roblox, Pernah Coba?
Akibat sering terjadi kemacetan itu, banyak juga pengendara yang berusaha mendahului dan tidak berdisplin berkendaraan. Kawasan yang disebut jatung kota Palembang ini pun masih rawan tindak kejahatan.
Meme meletakkan boneka seram drama korea ini seolah mengingatkan agar warga Palembang patuh sehingga tidak dihukum oleh boneka tersebut.
palembang.eksis menuliskan narasi
"Aturan maennyo kito ubah, yang dak taat peraturan lalulintas di sekitar ampera siap-siap keno jeleti budak ini," tulisnya.
Warganet yang sudah menonton drama korea ini akan mengetahui maksud penempatan boneka tersebut.
Akun oney3 menulis, cuba aturannya diubah saja. Boneka ini ditempatkan di kantor pemerintah, agar tidak ada tindak kriminal korupsi
Berita Terkait
-
Istana Prihatin Atas Teror Terhadap Influencer, Minta Polisi Lakukan Investigasi
-
Molotov, Bangkai dan Sinyal Merah Demokrasi: Siapa di Balik Teror Berantai Pengkritik Pemerintah?
-
Menham Pigai: Mustahil Pemerintah Jadi Dalang Teror Aktivis Kritis
-
Trailer Lift Suguhkan Teror Psikologis di Ruang Sempit Tanpa Jalan Keluar
-
Menteri Pigai Duga Ada 'Playing Victim' di Balik Isu Teror Influencer Pengkritik Bencana
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Ratusan Warga Serang Tolak Jadi 'Tempat Sampah' Kota Tangsel
-
Tim Forensik Ungkap Penyebab Kematian Anak Politikus PKS: Ada Dua Luka Tusuk Fatal
-
Kalah Judi Kripto hingga Terlilit Utang Ratusan Juta, Alasan HA Tega Bunuh Anak Politikus PKS
-
Motif Pelaku Tega Habisi Nyawa Bocah 9 Tahun di Cilegon: Berawal dari Bel Rumah yang Tak Terjawab
-
Polisi Beberkan Kaitan Pencurian di Rumah Eks DPRD dengan Kematian Anak Politikus PKS