SuaraBanten.id - Penembakan Ustaz Arman alias Ustaz Alex di Pinang Tangerang membuat warga sekitar terheran-heran dan kaget.
Warga kaget lantaran Ustaz Alex dikenal baik. Mereka juga mempertanyakan kanapa Ustaz Alex meninggal ditembak orang tak dikenal (OTK).
Diketahui peristiwa penambakan ustaz oleh orang tak dikenal itu terjadi di jalan Naen Saba, Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (18/9/2021) 18.30 WIB.
Tewasnya Ustaz Alex pun akhirnya menghebohkan warga sekitar. Pasalnya dalam kesehariannya, ustaz tersebut dikenal baik dan sering membantu orang lain.
Salah satu warga Lhory mengaku, kaget bila Ustaz Alex meninggak dunia setelah ditembak orang lain. Padahal dalam kesehariannya dikenal orang yang baik.
Hal senada dikatakan, Ketua RW 05, Ahmad Mangku. Ia mengatakan bila korban putra daerah ditempatnya atau asli dikampung di tempatnya.
Pekerjaan sehari-hari pengobatan alternatif. Selama pengerjaannya, ia melakukannya dengan baik dan sopan santun.
Bila ditanya, apakah korban mempunyai musuh, Ahmad mengaku tidak mengetahui, karena itu urusan internal.
Baca Juga: Kesaksian RW Soal Penembakan Ustaz Armand: TSK Diduga Pakai Jaket Ojol
"Dia putra daerah disini, dia kaya para normal atau pengobatan alternatif," katanya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan korban merupakan ketua Majelis Taklim dikompleknya. Selain itu dia juga ahli pengobatan selama 20 tahun.
"Memang dia adalah ketua Majelis Taklim di kompleknya. Tetapi dia juga bekerja sebagai ahli pengobatan selama 20 tahun," tandasnya.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Berita Terkait
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Kapolri Ungkap Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Jalani Operasi
-
Perintah Tembak Peluru Karet Kapolri Viral, Polda Metro Jaya Pilih Bungkam dan Tegaskan Patuh SOP
-
Jejak Lakban Kuning Arya Daru Terkuak, Polisi: Dibeli di Yogyakarta Sebulan Sebelum Tewas
-
Misteri Rooftop Kemenlu: Diplomat Muda Habiskan 1 Jam Lebih di Atas Gedung Sebelum Tewas
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara
-
Gubernur Andra Soni Sabet KWP Awards 2026, Dinilai Paling Peduli Pendidikan di Banten
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah