SuaraBanten.id - Baru-baru ini seorang pria asal Kampung Salanghari, Desa Pandat, Kecamatan Mandalawani, Pandeglang bernama Iskandar Jamaluddin Firdos mendadak viral di medosos.
Pria yang kerap berpenampilan busana seperti raja dikenal dengan sebutan Raja Iskandar Jamaluddin Firdos dan mengaku sebagai salah satu keturunan Sultan Banten.
Salah satu pengikutnya, Aki Jamil, menuturkan bahwa pria yang terbilang dermawan itu merupakan salah satu keturunan dari Kesultanan Banten yakni Sultan Hasanuddin.
Kata Jamil, ia biasa menyebut Iskandar Jamaluddin Firdos dengan sebutn Baginda. Ia menuturkan baginda merupakan sosok seorang raja yang adil dan bijaksana terutama pada warga yang kurang mampu, tercatat sudah 35 rumah warga miskin yang dibangun olehnya tersebar di Kecamatan Mandalawangi, Pagelaran dan Menes.
“Ada keturunan juga sultan di Banten. Tidak hanya untuk janda tapi yang punya suami juga tetap rumahnya yang tidak layak Baginda bangun dengan anggaran dari manapun, tidak dibantu dari pemerintah, sumbangan proposal dan lainnya itu murni punya Baginda. Pada intinya Baginda itu punya hati yang adil dan bijaksana jadi sosok Baginda ini punya hati yang adil dan bijaksana,” tutur Jamil, Selasa (21/9/2021).
Untuk panggilan Baginda, lanjut Jamil, hal tersebut tidak berdasarkan keinginan pria yang bersangkutan melainkan datang dengan sendirinya padanya.
“Kalau silsilah Baginda itu karena sudah dari sananya bukan keinginan dari Baginda atau gimana itu sudah gelarnya Baginda, sosok raja yang adil dan bijaksana yang muncul dipermukaan bumi ini, karena sepengatahuan saya selama ini tidak ada yang perduli membangun rumah yang susah, jadi Baginda dengan tulus membangun ini,” ungkapnya.
Jamil menjelaskan, dana yang digunakan selama ini untuk membangun puluhan rumah warga miskin bersumber dari dana pribadi milik Baginda dan sumbangan dari para santri atau anak murid Baginda.
Diketahui juga, sebelum tenar dengan sebutan Baginda ternyata pria itu pernah mengenyam pendidikan agama di salah satu pesantren yang ada di Pandeglang.
Baca Juga: Video Polisi Beri Pemahaman Soal Pinjol, Warganet: Wah Pencerahan Nih!
“Ya karena Baginda ini banyak santri dan muridnya dimana-mana jadi ada yang perduli yang ini membeli keramik jadi semuanya jatuh ke Baginda,” jelasnya.
Jamil juga membeberkan makna dari kata Angling Darma yang digunakan oleh Baginda untuk kerajaannya adalah membaktikan diri pada sang pencipta dan pada sesama.
“Jadi Angling Darma itu anging mendarama dan membakti jadi bukan hanya Baginda saja kita juga harus mendarma sama yang maha kuasa, membakti sama yang maha kuasa dan yang diciptakan juga,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Bukan Minta Maaf, Keluarga Kiai Pencabulan di Pekalongan Malah Tuntut Media Hapus Berita
-
Hanya 10 Bulan Penjara untuk Nyawa Siswa SMP, Vonis Sertu Riza Pahlivi Tuai Kecaman Publik
-
Kiai Pekalongan Ditahan Kasus Pencabulan, Para Santri Malah Nangis dan Berebut Cium Tangan
-
Viral Pengantin Pria Pakai Selendang Bentuk Bunga Menjuntai
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Satu Tahun Ratu Zakiyah-Najib, Program Pendidikan dan Kesehatan Tuai Apresiasi Dewan
-
PAN Cilegon Siapkan Strategi Menang Pemilu 2029, Fokus Konsolidasi hingga Pendataan Relawan
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Wabup vs Bapperida, Kebijakan TPA Bojong Menteng Serang Terpecah Belah?
-
Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Demokrat Kritik Lambannya OPD dan Sengkarut Sampah di Serang