SuaraBanten.id - Baru-baru ini seorang netizen sebut pemerintah invest Covid-19. Ia bahkan tuding pemerintah paksa suntik vaksin dan warga dipersulit jika menolak.
Tudingan negatif terhadap Pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait vaksin virus corona atau Covid-19 dicuitkan pengguna Twitter Kimberley20101.
Pengguna akun itu bahkan menuding pemerintah sengaja memasukan Covid-19 ke Indonesia.
Usai memasukan Covid-19, lanjut akun Twitter Kimberley20101, pemerintah lalu membeli vaksin dan disuntikkan paksa ke rakyat.
“Kesannya, covid-19 di invest ke dalam negeri lalu beli vaksin yang disuntikkan paksa ke rakyat,” cuit netizen Kimberley20101.
Selain itu, ia juga menuduh bahwa masyarakat yang tidak mau divaksin hidupnya akan dipersulit oleh pemerintah.
“Yang tidak mau divaksin hidupnya dipersulit oleh pemerintah,” tutur netizen Kimberley20101.
Dalam cuitannya, netizen itu juga menyinggung soal kasus cacat dan kematian akibat vaksinasi yang menurutnya tak pernah diungkap pemerintah ke publik.
Karenannya, sang netizen menganggap Pemerintahan Presiden Jokowi saat ini melepas tanggung jawab dan tak lagi peduli terhadap rakyat Indonesia.
Baca Juga: Mengenal Pakaian Adat Banten, Pakaian Suku Baduy yang Pertahankan Nilai Keluhuran
“Padahal kasus cacat dan kematian akibat vaksinasi tidak pernah diungkap. Pemerintah lepas tanggung jawab. Tidak peduli,” ungkapnya.
Cuitan Kimberley20101 tersebut sontak viral usai dibagikan pengguna Twitter NinjaCir3ng, seperti dilihat pada Sabtu 31 Juli 2021.
Dalam narasi cuitannya, netizen NinjaCir3ng meminta kepada aparat kepolisian untuk menindak tegas pemilik akun Kimberley20101 itu.
“Akun-akun provokativ pak, jangan didiamkan kemenkomarves, DivHumas_Polri, CCICPolri, SiberPMJ,” tulisnya.
Tag
Berita Terkait
-
Soal Kemungkinan Periksa Jokowi dalam Kasus Kuota Haji, KPK: Tergantung Kebutuhan Penyidik
-
Skandal Kuota Haji Rp1 T: Dito Beberkan Obrolan Makan Siang Jokowi dan Pangeran MBS
-
Geruduk Komnas HAM, Roy Suryo Lapor Dugaan Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Kasus Ijazah Jokowi
-
Dito Sebut Kemungkinan Diperiksa KPK Soal Kunjungan Jokowi ke Arab Saudi
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Pemeriksaan Tersangka Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Pakai SOP Solo!
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 124 Kurikulum Merdeka
-
Syarat Masuk Sampah Tangsel ke Cilowong: Warga Minta CSR Rp1 Miliar dan Ambulans
-
BRI Perkuat Ekonomi Nasional Lewat Program Klasterku Hidupku, Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan
-
Teken MoU dengan Pemkot Cilegon, Krakatau Steel Bahas Akses Pelabuhan Hingga KEK
-
Soroti Kepala Daerah Ditangkap KPK, Pengamat: Korupsi Politik Bukan Sekadar Serakah tapi Kalkulasi