SuaraBanten.id - Pemprov Banten gencar melakukan vaksinasi warga 18 tahun ke atas. Sementara, soal vaksinasi WNA atau Warga Negara Asing dan anak dibawah umur 18 tahun Kepala Dinas Kesehatan atau Kadinkes Banten belum menjawab secara gambalang.
Kadinkes Banten Ati Pramudji Hastuti mengaku belum bisa memastikan vaksinasi anak dibawah 18 tahun dan WNA tinggal di Banten.
Kata dia, saat ini sasaran vaksin masih difokuskan untuk masyarakat usia 18 tahun ke atas, masyarakat lanjut usia (lansia), palayanan umum dan pegiat ekonomi.
Ati memaparkan, untuk vaksinasi anak di bawah usia 18 tahun belum dapat dilakukan.
“Anak-anak sampai dengan hari ini belum ada (izin) dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Dan bahwa anak-anak yang diperbolehkan mulai usia 18 tahun,” jelas Ati.
Sedangkan untuk vaksinasi bagi WNA, Ati mengaku, hal itu juga belum dapat dilakukan.
“Vaksinasi WNA belum bisa untuk di Banten. Ini karena biasanya itu WNA akses langsung dengan kementerian. Tapi mudah-mudahan ke depan kita bisa," ungkapnya.
"Katanya Juli nanti bahwa setiap pemerintah provinsi akan mendapatkan jatah vaksinasi yang berlipat karena memang produksinya sudah mulai lancar di pemerintah pusat. Dan kalau vaksin itu sudah banyak sekali kita akan lakukan untuk WNA,” imbuh Ati.
Seperti diberitakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menargetkan dalam dua bulan 1,6 juta warga Banten mendapatkan vaksinasi penangkal Covid-19. Diketahui, saat ini capaian vaksinasi di Banten sebanyak 789.000.
Baca Juga: Nyamar Jadi Cewek Cantik di Medsos, Pria Gasak Rp250 Juta
Berita Terkait
-
Kuota Mudik Gratis Pemprov Banten 2026: Info Pendaftaran, Rute, dan Syarat Lengkap
-
5 Fakta Lelang Land Cruiser Ratu Atut, dari Harga Selangit hingga Kondisi Ciamik
-
Dulu Jadi Tunggangan Ratu Atut, Kini Land Cruiser Legendarisnya Dilelang Apa Adanya, Minat?
-
Cara Dapat Tiket Mudik Gratis Banten 2025, Simak Syarat dan Jadwalnya!
-
Viralnya Hilangnya Ratusan Kendaraan Dinas Pemprov Banten Senilai Rp 25 Miliar, Publik Bingung: Mobilnya Gerak Sendiri?
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman