SuaraBanten.id - Dua orang pemotor melaju kencang di tikungan Tegal Cabe Cilegon hingga ditubruk bus. Ditubruk bus, pemotor berboncengan tewas.
Dua pemotor tergelincir saat melaju kencang di tikungan Tegal Cabe. Dua pemotor tewas ditubruk bus yang melintas yang berlawanan arah.
Motor honda CRF yang dikemudikan Agus Qori Nurhidayat (24) berboncengan dengan Murtado Fernando Pratama (24) tiba-tiba tergelincir di ruas tikungan jalan sekitar Shop and Drive, di jalan Maulana Yusuf, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Senin (28/6/2021) pagi sekira pukul 07.45 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun SuaraBanten.id, motor dengan plat nomor A 3251 DM itu melaju kencang ke arah Simpang Tiga Cilegon. Namun saat yang bersamaan datang dari arah berlawanan sebuah bus dengan nomor polisi B 7043 CGA yang dikemudikan Muhammad Yusup dan tak dapat menghindari motor nahas tersebut.
“Di situ kan (kondisi jalan) tikungan ya. Kalau berdasarkan keterangan beberapa saksi, dia (korban) kurang bisa mengendarai kendaraan bermotornya. Akhirnya goyang, sedangkan dari arah berlawanan ada bus karyawan yang datang, oleng akhirnya tertabrak bus,” ungkap Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Yusuf Dwi Atmodjo.
Dikabarkan, akibat peristiwa itu Agus mengalami luka di kaki kiri dan dadanya, sedangkan Murtado mengalami luka di bagian kepala kemudian dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon.
“Informasi dari anggota, kedua korban ini meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit,” terangnya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menyelidiki insiden yang menewaskan korban yang keduanya merupakan warga Lingkungan Kubang Sepat, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon tersebut.
Baca Juga: Publik Perlu Tahu! Beda Kehilangan Penciuman Gegara Covid-19 dengan Pilek Biasa
Tag
Berita Terkait
-
Ayah Korban Diperiksa, Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Rumah Mewah Cilegon Masih Gelap?
-
Kronologi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon, Telepon Panik Jadi Awal Tragedi Maut
-
Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Periksa Maraton 8 Saksi
-
Ribuan Lembar Uang Palsu Di Cilegon Terbongkar Gegara Obat Kuat
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu