SuaraBanten.id - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta Taufik Damas sebut Ustaz Khalid Basalamah merupakan Ustaz Salafi-Hijazi. Taufik Damas bahkan menyebut Ustaz Khalid Basalamah tidak cocok dengan NU.
Pria yang menjabat selaku Wakil Katib Syuriyah NU DKI Jakarta, Kiai Taufik Damas singgung Ustaz Khalid Basalamah melalui cuitannya, Minggu (27/6/2021). Taufik Damas nilai sosok Khalid Basalamah.
Taufik Damas mengaku ada pihak yang memintanya untuk mengomentari artikel pemberitaan berjudul ‘Di Mako Paspamres Ustadz Khalid Basalamah Sampaikan Soal Halal’.
“Ada yang minta saya mengomentari ini. Baiklah…,” cuit Taufik Damas menyertakan link artikel pemberitaan terkait Ustaz Khalid Basalamah itu.
Taufik Damas mengomentari artikel itu dengan menilai bahwa seharusnya umat harus mengetahui terlebih dulu siapa sosok Khalid Basalamah.
Menurut Taufik Damas, harus diketahui apa aliran keagamaan yang dianut Ustaz Khalid. Sebab, umat tidak boleh menolak seseorang hanya lantaran tidak menyukai orang tersebut.
“Menurut saya, kita harus tahu dulu siapa Ustadz Khalid Basalamah. Apa aliran keagamaannya. Kita tidak boleh menolak orang atas dasar tidak suka atau benci,” ujar Kiai Taufik.
Taufik Damas mengungkapkan bahwa Khalid Basalamah merupakan ustaz Salafi-Hijazi dimana prinsip aliran itu adalah melakukan purifikasi Islam.
Akan tetapi, lanjut Taufik, ustaz Salafi-Hijazi tidak anti terhadap pemerintah. Bahkan, menurut pandangan mereka nyinyir terhadap pemerintah merupakan perbuatan haram.
Baca Juga: Viral ABG Lakukan Gerakan Salat Sambil Merokok, Diduga Lecehkan Salat
“Khalid ini termasuk ustadz Salafi-Hijazi: prinsipnya adalah melakukan purifikasi Islam, tapi mereka tidak anti terhadap pemerintah. Jangankan menentang, nyinyir terhadap pemerintah saja haram menurut pandangan Salafi-Hijazi ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Taufik Damas mengungkapkan bahwa pemikiran ustaz Salafi-Hijazi sangat berbeda dengan Salafi-Haraki yang memiliki cita-cita politik dengan prinsip menegakkan Nizham Islami.
“Salafi-Hijazi ini beda dengan Salafi-Haraki yang memiliki cita-cita politik dengan prinsip menegakkan nizham islami. Kalau soal membid’ahkan amalan tahlilan, Maulid Nabi, dll, itu memang bagian dari prinsip purifikasi Islam yang mereka anut,” jelasnya.
Taufik pun menilai bahwa Khalid Basalamah yang merupakan ustaz Salafi-Hijazi tidak cocok dengan NU meskipun mereka juga tidak anti terhadap pemerintah.
“Mereka tidak cocok dengan NU, tapi mereka tidak anti pemerintah. Mirip para ulama di Saudi. Kalau Mako Brimob mengundang orang seperti dia, ya biasa aja. Kita (NU) harus adil. Kita beda, tapi jangan karena beda kemudian harus mengecamnya,” tutur Taufik Damas.
Adapun terkait gagasan purifikasi Islam, Kiai Taufik menilai prinsip Salafi-Hijazi tersebut harus dilawan dengan argumentasi yang baik dan benar sesuai dengan ajaran NU.
Berita Terkait
-
Tokoh NU Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: Dosanya Lebih Banyak!
-
Muhammadiyah Tolak Keras Gelar Pahlawan, Gus Mus Ungkit 'Dosa' Soeharto ke Kiai Ponpes
-
Bertemu Ruben Onsu, Ustaz Khalid Basalamah Tawarkan Belajar Islam Secara Privat
-
Duga Hina Ponpes Lirboyo Demi Rating, Gus Nadir Semprot Bos Trans7 Andi Chairil: Jahat Sekali Anda!
-
Dicap Hina Kiai dan Santri, Seruan Gus Nadir: Pecat Produser hingga Boikot Iklan di Trans7
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Bakar Sampah Sembarangan di Tangsel Bisa Masuk Penjara? Ini Penjelasannya
-
GMNI Tangerang Tolak Keras Wacana Pilkada Dipilih DPRD: Rakyat Bukan Penonton
-
Jadwal KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Kamis 8 Januari 2026
-
Jerat Kripto dan Utang Kalangan Pekerja di Balik Kasus Sadis Pembunuhan Anak Politisi PKS
-
Punya Nasab Kuat dan Peduli Umat, KH Asep Saefudin Chalim Didorong Jadi Rais 'Aam PBNU