- Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Banten secara terbuka mendukung KH. Asep Saefudin Chalim sebagai Rais 'Aam PBNU pada Muktamar NU ke-35.
- Dukungan ini didasari lima pertimbangan utama termasuk kepemimpinan inklusif, kemandirian dari tekanan politik, dan kontribusi pendidikan.
- Kandidat tersebut dinilai memiliki legitimasi historis kuat sebagai putra pendiri NU dan memiliki rekam jejak filantropi teruji.
SuaraBanten.id - Menjelang perhelatan akbar Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, suhu politik di internal organisasi Islam terbesar di Indonesia mulai menghangat. Salah satu dukungan kuat datang dari Banten, di mana Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) secara tegas dan terbuka menyatakan sikapnya.
Ketua JKSN Banten, H. Muhamad Robi Ulfi Zaini Thohir menilai KH. Asep Saefudin Chalim sebagai adalah sosok yang paling layak untuk diamanahi sebagai Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode berikutnya.
Menurut Robi, dukungan ini bukan sekadar preferensi personal, melainkan berdasarkan pertimbangan yang logis dan objektif. Ia membeberkan alasan mengapa figur KH. Asep Saefudin Chalim dianggap paling tepat untuk memimpin NU dari sisi syuriah.
"Bahwa Prof. Dr. KH. Asep Saefudin Chalim, M.Ag. adalah sosok yang paling layak dan berhak untuk diamanahi sebagai Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar NU ke-35 yang akan datang," kata Robi kepada SuaraBanten.id, Rabu 7 Januari 2026.
Ia kemudian menjabarkan lima alasan kuat ulama yang didukungnya menjadi Rais 'Aam PBNU. Kata dia, Asep Saefudin Chalim dikenal sebagai sosok yang egaliter dan merangkul semua kalangan.
"Karakter kepemimpinan Kiai Asep yang dinilai inklusif. Beliau dikenal sebagai ulama yang egaliter, terbuka, dan mampu merangkul seluruh elemen jam‘iyyah tanpa membedakan latar belakang," paparnya menjelaskan sosok yang ia dukung.
Robi juga menyebut sosok yang ia dukung memiliki kemandirian yang terjaga dari intervensi. Di tengah tarikan kepentingan politik, JKSN Banten melihat Kiai Asep sebagai figur yang independen.
"Beliau memiliki kemandirian pribadi dan kelembagaan, sehingga terjaga dari kepentingan pragmatis serta tekanan politik jangka pendek," ungkapnya.
Kiai Asep juga dinilai punya kontribusi nyata di dunia pendidikan yang bisa dijadikan pertimbangan utama. "Ia merupakan pengasuh pesantren besar yang telah melahirkan ribuan santri dan kader umat, dengan kontribusi nyata bagi pendidikan Islam dan kebangsaan," jelas Robi.
Selain itu, di bidang filantropi Kiai Asep juga terbilang teruji. Ia dikenal sebagai milyader dermawan yang secara konsisten menginfakkan harta, tenaga, dan pikirannya untuk pesantren, umat, dan kemaslahatan NU, bukan untuk kepentingan pribadi.
Baca Juga: Sentilan Keras Kiai Asep: Pengurus NU Jangan Sibuk Rebut Komisaris dan Tambang!
Lebih lanjut, Robi menjabarkan hal yang tak kalah penting lainnya, secara legitimasi historis Kiai Asep memiliki nasab keulamaan dan historis yang kuat.
"Sebagai putra dari KH. Abdul Halim Majalengka, pendiri Nahdlatul Ulama sekaligus Pahlawan Nasional. Garis keturunan ini dianggap sebagai fondasi kokoh yang akan menjaga marwah NU," ujarnya.
Berdasarkan lima pertimbangan yang disebutkan di atas, JKSN Banten meyakini KH. Asep Saefudin Chalim adalah figur yang dibutuhkan NU untuk menghadapi tantangan zaman.
Robi yakin figur Kiai Asep diyakini mampu menjaga marwah keulamaan, memperkuat khidmah jam‘iyyah, serta mengokohkan peran strategis NU dalam kehidupan keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan.
"Kami menyampaikan ini sebagai bentuk ikhtiar dan tanggung jawab moral kami demi masa depan Nahdlatul Ulama yang berkhidmat, bermartabat, dan maslahat," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
HUT ke-500 Kabupaten Serang, Yanti Mustati Soroti Keberpihakan Pendidikan dan Rakyat
-
Niat Main Futsal Berujung Maut, Polisi Buru Rombongan Pelajar Pembawa Sajam di Tangsel
-
Tunggakan Pajak Mobil Mewah di Banten Capai Rp100 Miliar, Mayoritas di Tangerang Raya
-
Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan
-
Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi