SuaraBanten.id - Pasien Covid-19 menumpuk dan antre di IGD RSDP Serang Sabtu (26/6/2021) malam. Penumpukan pasien itu terjadi lantaran kedatangan 41 pasien hingga antre di IGD Rumah Sakit Drajat Prawiranegara atau RSDP Serang.
Meski demikian, penumpukan pasien Covid-19 sudah diurai. RSDP Serang tambah ruang perawatan pasien Covid-19.
41 pasien Covid-19 diurai, IGD umum RSDP Serang kosong. tidak ada aktifitas keluar masuk pasien di IGD. Pintu IGD umum RSDP pun terlihat hanya satu yang dibuka.
Kondisi di dalam IGD, terlihat beberapa tempat tidur kosong. Hanya ada beberapa pasien saja yang sedang menjalani perawatan.
Pantauan SuaraBanten.id di IGD Covid-19, tepatnya di belakang ruangan IGD umum terlihat penuh oleh pasien Covid-19. Di setiap satu kamar ruang perawatan tampak ada dua pasien Covid-19 yang di rawat.
Aktifitas pasien dan tenaga medis tidak terlalu sibuk di RSDP Serang. Karena pasien yang mengantre sebanyak 41 orang sudah, bisa dimasukan ke ruangan masing-masing.
Humas RSDP dr. Annam mengakui bahwa pihaknya menerima antrean pasien sebanyak 41 orang yang. Namun saat ini pasien sudah berhasil dievakuasi ke ruangan.
"Iya semalam, pasien di IGD umum ada 20 dan di IGD Covid-19 ada 21 yang mengantre. Tapi hari ini sudah kami urai ke ruang perawatan," katanya di Serang.
Dikatakan dia, IGD umum di RSDP Serang sempat di tutup sementara. Usai membludaknya pasien Covid-19 yang terkonfirmasi positif. Namun kata dia, saat ini IGD umum sudah dibuka kembali untuk pasien umum.
Baca Juga: Pasien COVID-19 Melonjak, IGD RSDP Serang, Rujukan Dialihkan ke RSUD Banten
"Iya semalam kami sempat tutup, sekarang sudah di buka lagi. Untuk pasien rujukan sudah bisa di RSDP Serang. Namun karena tadi pagi sudah kami semprot, makanya terlihat kosong IGD umum," katanya.
Dijelaskan dia, semula ruangan Covid-19 di RSDP Serang ada sebanyak 83 ruangan, karena membludaknya warga yang terkonfirmasi akhirnya dilakukan penambahan sebanyak 40-50 ruangan.
"Sekarang ruangan covid-19 mencapai 120 hingga 130 ruangan," katanya.
Kontributor : Adi Mulyadi
Tag
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi