SuaraBanten.id - Wajah Presiden Joko Widodo atau Jokowi belakangan banyak diedit netizen pasca pembatalan pemberangkatan jemaah haji Indonesia. Usai diedit gantikan wajah patung Yesus, wajah Jokowi diedit mengganti wajah emak-emak gagal naik haji.
Foto emak-emak berwajah Jokowi itu diunggah pengguna Facebook Rani Tiahh. Unggahan itu dianggap warganet lainnya menghina Jokowi dan melecehkan Jokowi.
Postingan emak berkerudung wajah Jokowi itu pun sontak viral di media sosial. Postingan itu viral setelah dibagikan ulang oleh akun Twitter Namaku_Mei seperti dilihat, Minggu (6/6/2021).
Selain memabagikan tangkapan layar unggahan Rani Tiahh, akun tersebut juga membagikan postingan pengguna Facebook lainnya yang juga dianggap melecehkan Jokowi dan Nasrani.
Melalui cuitan, akun Namaku_Mei menilai postingan netizen itu telah merendahkan kepercayaan agama lain. Selain itu, menurutnya, postingan kedua pengguna Facebook tersebut juga telah menghina dan melecehkan kepala negara.
Dilihat dari postingan salah satu pengguna Facebook tersebut yakni Herti Yanii, tampak patung Yesus yang tengah disalib diganti dengan foto wajah Jokowi.
Sementara pada narasi unggahannya, Herti Yanii menuliskan kalimat yang dinilai warganet telah menghina orang nomor satu di Indonesia itu.
“Sudah nyembah Tuhanmu belum bong,” tulis Herti Yanii.
Sedangkan dalam postingan pengguna Facebook Rani Tiahh, tampak gambar seorang emak-emak diganti wajahnya dengan foto Jokowi.
Baca Juga: Rocky Gerung Sebut Hubungan Indonesia dan Arab Saudi Memburuk, Ini Penjelasannya
Gambar editannya yang dinilai telah melecehkan kepala negara tersebut ia bagikan di grup Facebook ‘Loyalis Jokowi Sejati (LJS)’.
Pada narasi unggahannya, Rani Tiahh mengibaratkan emak-emak yang wajahnya diganti foto Jokowi tersebut bak kecewa lantaran gagal naik haji.
“Emak-emak mau naik haji tapi gagal. Gagal maning gagal maning,” tulisnya.
Tag
Berita Terkait
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
-
Jokowi Mati-matian Bela PSI, Dinilai Bukan Sekadar Dukungan
-
Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Lansia 80 Tahun Meninggal Tertimpa Rumah Roboh Saat Shalat Maghrib di Serang
-
DPRD Banten Desak Penelusuran Mendalam Dugaan Kebocoran Tangki PT Vopak
-
Ultimatum Wali Kota Cilegon ke PT Vopak: Pastikan Tak Ada Warga Terdampak
-
Puluhan Warga Sekitar PT Vopak Keluhkan Sesak Nafas, Pusing dan Mual
-
Misi Putus Kutukan 3 Tahun! Tavares Minta Persebaya Tampil Sempurna Lawan Dewa United