SuaraBanten.id - Miris, seorang ibu-ibu bernama Awan (42), tukang sayur keliling asal Cikedal Pandeglang jadi korban kejahatan. Awan jadi korban begal di sekitar Kecamatan Pagelaran.
Akibat kejadian itu motor dan modal usaha raib dirampas tiga orang pelaku yang membegalnya. Kejadian Awan dibegal terjadi Kamis (3/6/2021) dini hari.
Kejadian tersebut berawal saat korban hendak belanja sayuran ke Pasar Labuan sekitar pukul 05.00 WIB. Saat tiba di Kampung Masigit, Desa Montor, Pagelaran, korban dihadang oleh tiga orang pelaku.
Menggunakan senjata tajam para pelaku mengancam korban yang mengendarai motor seorang diri. Korban yang ketakutan, akhirnya menyerahkan modal usaha dan kendarannya pada pelaku.
“Kejadiannya jam 05.00 WIB, saat saya hendak belanja sayuran ke Pasar Labuan. Di tengah jalan saya dihadang oleh tiga orang dengan mengendarai motor, uang dan motor saya juga dirampas dan dibawa kabur,” ungkap Awan, korban pembegalan.
Awan mengaku, tidak mengalami penganiayaan saat dibegal. Namun harta benda yang dia bawa semuanya raib dibawa begal, akibatnya peragang sayuran keliling itu tidak bisa berjualan.
“Saya tidak bisa jualan lagi, karena kendaraan dan uang modal usaha semuanya habis dirampas begal,” katanya.
Sementara, Ketua Rukun Warga Kampung Bangko, Desa Dahu, Cikedal, Fahru membenarkan, jika ada warganya yang menjadi korban pembegalan. Korban sudah didampingi pihak Kepolisian Cikedal untuk membuat laporan ke Polsek Pagelaran.
“Iya, ibu Awan tadi pagi dibegal saat hendak ke pasar. Motor dan uang modal usahanya lenyap dirampas pelaku begal,” jelas Fahru.
Sementara, Kapolsek Pagelaran, Iptu Subagiono mengaku, belum mengetahui terkait kasus tersebut. Sebab tadi pagi Subagiono mengikuti giat di Polres Pandeglang, dan petugas yang piket belum ada laporan.
Baca Juga: Terungkap, Wanita Bertato Cubit dan Pukul Balita Gegara Ditinggal Suami Kerja
“Belum ada yang ke Polsek kayaknya,” ucap Kapolsek Pagelaran, melalui pesan singkat WhatsApp nya.
Berita Terkait
-
Heboh Selebgram AWS Jadi Korban Begal, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya
-
6 Fakta Drama Begal Palsu di Bogor: Viral Ngaku Dirampok, Ternyata Takut Istri Usai Gadaikan Motor
-
Drama Begal Palsu: Pria Ini Ngaku Dipepet 4 Pelaku, Ternyata Takut Istri Usai Gadaikan Motor
-
Duit Istri Ludes Buat Judi, Pria Cimahi Ngaku Dibegal, Endingnya Bikin Repot Polisi
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu