SuaraBanten.id - Viral ketupat jembut. Makna ketupat jembut bukan porno. Ketupat jembut ini disajikan di tradisi Syawalan di Kota Semarang.
Dalam akun instagram @infokejadiansemarang menyebut jika tradisi membagikan ketupat jembut merupakan budaya khas yang ada di Pedurungan, Kota Semarang.
Dalam video yang diposting akun tersebut terlihat ratusan anak berlarian sembari membawa plastik yang berisi ketupat jembut.
Postingan tersebut kini sudah dikomentari ratusan orang.
Bahkan sebagian netizen yang mengaku warga Semarang mengaku belum mengetahui jika Kota Semarang mempunyai tradisi menyebarkan ketupat jembut.
"Kok aku wong Semarang awet cilik sampe gede kok nembe reti kupat jembut ya," tulis akun @ekhatox dalam kolom komentar, Kamis kemarin.
Namun, tradisi ketupat jembut terancam akan hilang lantaran belum ada generasi penerus yang bisa membuat ketupat jembut.
Juwarti (72) merupakan generasi terakhir sekaligus satu-satunya orang yang bisa membuat ketupat jembut di Pedurungan Tengah.
"Di sini yang bisa buat hanya saya," kata Juwarti saat ditemui di rumahnya.
Baca Juga: Nama Kupat Jembut Terasa Aneh, Ini Cara Masaknya
Sampai saat ini belum ada generasi penerus yang dapat meneruskan keahliannya membuat ketupat jembut.
Bahkan anak dan cucunya belum ada yang berminat meneruskan keahlian tersebut.
"Saya juga bingung, tak ada generasi penerus," ujarnya.
Dia masih ingat betul jika dengan pesan orang tua terdahulu yang berpesan untuk tak meninggalkan tradisi tersebut. Menurutnya, ketupat jembut tak hanya makanan namun juka tradisi yang mempunyai makna mendalam.
"Artinya itu perjuangan siap saling memaafkan dan juga saturahmi. Itulah arti yang ada di ketupat jembut dngan harapan warga Pedurungan bisa sehat dan aman semua," imbuhnya.
Untuk perayaan tahun ini, dia hanya membuat 80 ketupat jembut. Hal itu disebabkan karena dia sudah tak sanggup untuk memproduksi dengan jumlah yang lebih banyak lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu