SuaraBanten.id - Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta sambangi keluarga rela ngemis demi sekolah anak. Diketahui keluarga ini sudah tujuh bulan tak berpenghadilan, karenanya mereka rela ngemis demi sekolahkan anak.
Rosidah (36) dan Gita Bahari (51), pasutri nekat ngemis demi sekolahkan anak kini mulai lega. Pemkot Cilegon akan menjamin anaknya Suci Ajeng Mulia (16) masuk ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta langsung meninjau kediaman pasutri dan anaknya asal Jombang Kali, Kecamatan Jombang, itu di rumah kontrakan sekaligus tempat usaha di Link Simpang tiga, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.
Pihaknya akan menjamin Suci Ajeng Mulia masuk ke sekolah lanjutan tingkat menengah usai lulus dari MTs di Anyer. Namun Pemkot meminta kepada Gita Bahari untuk membereskan administrasi kependudukan terlebih dahulu.
Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta mengaku kasihan terhadap Suci Ajeng Mulia yang ingin melanjutkan sekolah ketingkat menengah. Pihaknya melalui Dinas Pendidikan akan mencarikan sekolah untuk Suci Ajeng Mulia.
"Iya kasihan juga ya, kita sudah liat tadi. Keluarganya kurang mampu, dia tinggal sama ibu tirinya, dia ingin sekolah sambil pesantren. Kita perintahkan Dindik untuk dibantu," katanya.
Diungkapkan Sanuji, sebetulnya untuk sekolah SMK, SMK, atau Swasta itu bantuannya besar dari pemerintah Provinsi, seharusnya terbantu dengan dana dari Provinsi.
"Untuk biaya hidupnya kita akan bantu melalui Dinsos. Dia masih belum punya KTP sini, tapi bapaknya itu ada tapi KTP Jombang, ibunya dari Gunung Sugih, anaknya tinggal sama neneknya di Anyer," kata Sanuji.
Senda disampikan, Lurah Ramanuju Amin Hidayat, pihkanya akan membantu Suci Ajeng Mulia untuk bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat menengah.
Baca Juga: Imbas Pandemi Keluarga Ini Tak Berpenghasilan dan Ngemis Demi Sekolah Anak
"Keluarga ini kan secara administrasi belum lengkap, masih acak-acakan. Tapi kan administrasi nya harus dibereskan dulu, saat ini kan masih beda jauh, suaminya alamat Jombang kali, istrinya orang gunung sugih anaknya kan di Anyer," katanya.
Dikatakan Amin, sesuai perintah dari Wakil Wali Kota agar membereskan administrasi terlebih dahulu. Karena yang bersangkutan belum terdaftar di Kelurahan Ramanuju.
"Kami akan secepatnya urus, terutama kita akan urus isbat nikahnya, Karen ayang bersangkutan nikah sirih. Sepengakuan beliau kan dia baru bayar kontrakan 4 kali. Artinya dia baru 4 bulan disini, dan belum melapor juga ke RT setempat," ujarnya
Meski sekolah menengah itu bukan kewenangan dari Kabupaten/Kota. Pihaknya akan melakukan pengawalan terhadap Suci Ajeng Mulia agar bisa melanjutkan sekolah.
"Nanti kita kawal, kita daftarkan ke Dinsos (Dinas Sosial-red) supaya mendapatkan program Kartu Indonesia Pintar, programnya bapak Jokowi," pungkasnya.
Ditempat yang sama Gita Bahari, mengaku merasa terbantu atas tanggungan yang diberikan Pemkot Cilegon menjamin anaknya melanjutkan sekolah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial