SuaraBanten.id - Wahidin Halim batalkan bukber bersama tokoh ormas agama dan berbagai kelangan lainnya. Pembetalan tersebut dilakukan mengingat Gubernur Banten Wahidin Halim terima Surat Edaran (SE) dari Kementerian Dalam Negeri, Nomor 300/2784/SJ tentang kegiatan buka bersama pada bulan Ramadhan dan Kegiatan open hous atay Halal Bihalal pada hari Raya Idul Fitri 1442 H atau 2021.
Diketahui, Gubernur Banten Wahidin Halim memiliki sejumlah agenda buka puasa bersama yang dibatalkan dengan sejumlah tokoh agama di wilayah Provinsi Banten, seperti dengan Dewan Masjid Indonesi (DMI) dan sanrri tahfiz
"Enggak boleh open house, enggak boleh bukber, mulai hari ini makanya saya batalin," tegas pria yang akrab disapa WH itu saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Gubernur Banten akan melakukan buka puasa bersama pada Rabu 5 Mei 2021, bersama Dewan DMI dan santri Tahfiz WH yang akan digelar di Rumah Dinas Gubernur, Jl Jendral Ahmad Yani No 158, Kota Serang. Agenda tersebut beserta agenda lainnya yang berkaitan dengan buka bersama dibatalkan.
"Jadwal dibatalkan semua karena itu perintah, harusnya hari ini dengan DMI. Besok dengan para kiyai di Tangerang, semua dibatalkan," kata Gubernur.
Diketahui, SE Menteri Dalam Negeri disebutkan bahwa pelarangan buka bersama dan open house/halal bihalal merupakan upaya Pemerintah dalam meminimalisir penyebaran virus Covid-19 yang saat ini masih dinilai cukup tinggi.
Surat edaran tersebut didasarkan pada pengalaman tahun lalu 2020, dimana disebutkan bahwa terjadinya peningkatan kasus penularan Covid-19 khususnya pada perayaan Idul Fitri 1441 H/ Tahun 2020 yang lalu, serta pasca libur Natal dan Tahun Baru 2020, perlu dilakukan antisipasi pelaksanaan kegiatan selama bulan Ramadhan 1442 H/ Tahun 2021.
Pigaknya juga meminta kepada Gubernur/Bupati/Walikota untuk menginstruksikan kepada seluruh pejabat atau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak melakukan open house/halal bihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021.
Terkait dengan Open House/Halal Bihalal pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini, Gubernur mengaku pihaknya tidak ada merencanakan untuk melaksanakan itu. Begitupun dengan sholat Idul Fitri, dirinya berencana akan melakukannya di rumah.
Baca Juga: Kisah Haru Ayah Disabilitas, Jual Gas Keliling Demi Sekolahkan ke Pesantren
"Kita memang tidak ada rencana open house. Untuk shalat Idul Fitri sepertinya akan di rumah aja," kata WH
Kontributor : Adi Mulyadi
Tag
Berita Terkait
-
Berapa Hari Lagi Bulan Puasa Ramadhan 2026? Mari Hitung Mundur
-
Doa dan Amalan di Bulan Ramadhan Agar Cepat Punya Anak Sholeh dan Sholehah
-
4 Doa Agar Usaha Lancar di Bulan Ramadhan dan Dijauhkan Rezeki yang Haram
-
Cek Fakta: Video Rumah Makan Dirusak karena Buka di Siang Hari saat Ramadan
-
20 Ucapan Maaf Bulan Ramadhan 2025, Menyentuh Hati dan Penuh Doa Harapan Baik
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman