SuaraBanten.id - Taman Banten Lama yang dipercantik Pemprov Banten seringkali dijadikan tempat mojok para muda-mudi yang berkunjung. Petugas keamanan sekitar bahkan beberapa kali memergoki salah satu pasangan sedang asik ena-ena di lokasi tersebut.
Pemeprov Banten melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) memang memperindah kawasan Banten Lama yang berada di Kecamatan Kasemen, Kota Serang itu.
Namun, penataan dan pembuatan taman di kawasan Banten Lama justru kerap kali dijadikan tempat pacaran bagi muda-mudi yang memadu kasih. Bagaimana tidak, ratusan kursi dengan penataan yang begitu indah mebuat semuanya ingin ngobrol santai di taman Banten Lama.
Pengunjung juga disuguhi pemandangan pepohonan, rumput yang hijau dan jalan di tengahnya. Tulisan Masjid Agung Banten dan Keraton Surosowan menjadi pelengkap keindahan Banten lama, ditambah dengan keindahan menara Banten yang saat ini menjadi icon penting di Provinsi Banten
Pemerintah mempercantik kawan Banten Lama, agar pengunjung bisa nyaman. Selain itu, Provinsi Banten juga ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa Banten memiliki situs bersejarah yang begitu melegenda.
Sayangnya, taman yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Banten justtu kerap disalahgunakan oleh pasangan muda-mudi yang bukan muhrim, sebut saja pacaran.
Agar semuanya bisa terkendali, Pemerintah Provinsi Banten membentuk Satgas (Satuan Tugas) melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim), untuk menjaga taman Banten Lama.
Komandan Regu (Danru) dari Dinas Perkim Provinsi Banten M. Sabulloh tidak menapikan taman Banten Lama kerap menjadi tempat bermadu kasih oleh para muda-mudi atau berpacaran.
"Sering mas, sering jadi tempat pacaran. Namun kita langsung tegur kalau memang sudah melewati batas waktu, seperti di atas jam 9 malam," katanya kepada SuaraBanten.id.
Baca Juga: Waspada Copet Wisata Ziarah Banten Lama, pelaku Pake Sorban dan Kerudung
Sabulloh menceritakan, pihaknya sering menangkap basah pasangan muda-mudi yang hemdak bermadu kasih di taman atau di kursi taman. Namun hal itu bisa diantisipasi oleh pihak keamanan.
Dijelaskan Sabulloh, jumlah pengunjung yang pacaran tertangkap basah tidak bisa dihitung karena banyak, dan hanya dilakukan peneguran oleh pihaknya.
"Banyak mas, itu cuma kami tegur, dan kalau sadar mereka langsung pergi, yang kami tangkap basah itu yang hendak melakukan asula disini, baru kami tangkap. Kalau yang duduk-duduk mah wajar lah, kita cuma negur aja," tegasnya.
Iya menjelaskan, Satgas yang di bentuk oleh Perkim Provinsi Banten terdiri dari 3 shift dalam satu shift terdiri dari 8 orang, sehingga jika di total seluruhnya ada 24 petugas keamanan.
"Kita dalam setiap shift itu ada juga yang patroli dan ngeliling, apalagi kalau malam dan sedang rame. Ya kalau duduk-duduk sih engga masalah yang penting jangan pacaran," terangnya.
Berita Terkait
-
Kuota Mudik Gratis Pemprov Banten 2026: Info Pendaftaran, Rute, dan Syarat Lengkap
-
RSUD Kota Serang Dikepung Banjir
-
Serang Setop Kiriman Ratusan Ton Sampah dari Tangsel, Ada Apa?
-
Wali Murid SDIT di Serang Kompak Tolak MBG: Kami Mampu Bayar SPP Belasan Juta!
-
5 Fakta Lelang Land Cruiser Ratu Atut, dari Harga Selangit hingga Kondisi Ciamik
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Waspada Puncak Arus Balik Malam Ini! 27 Ribu Kendaraan Siap Padati Bakauheni
-
Cerita Lengkap Detik-detik Seekor Rusa Tewas Tertabrak di KM 88 Tol Serang-Panimbang
-
Waspada Wisata Pantai! Bocah di Serang Tersengat Ikan Beracun, Kenali Gejalanya Segera
-
Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
-
Krisis Sampah Berakhir? 7 Fakta Pemkab Serang 'Gempur' TPS3R demi Lingkungan Bersih